IndigoNews • Mar 11 2026

Polewali Mandar, IndigoNews| Tradisi Sipamandaq, kearifan lokal masyarakat Mandar yang mengedepankan musyawarah dan kebersamaan dalam menyelesaikan persoalan, menjadi inspirasi dalam penguatan layanan hukum di desa. Nilai budaya tersebut dinilai sejalan dengan upaya menghadirkan keadilan yang lebih dekat, humanis, dan mudah dijangkau masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim, saat memimpin pelaksanaan pembinaan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di Taman Budaya Buttu Ciping, Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan pemantauan dan pembinaan bagi paralegal serta para kepala desa di Kabupaten Polewali Mandar tersebut, Saefur menjelaskan bahwa Posbankum bukan sekadar tempat bertanya soal hukum. Lebih dari itu, pos ini diharapkan menjadi ruang untuk menyelesaikan persoalan warga secara kekeluargaan.
“Kita ingin Posbankum di desa-desa mengedepankan musyawarah yang sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Mandar, seperti tradisi Sipamandaq. Jadi, masalah bisa selesai dengan damai tanpa harus selalu berakhir di meja hijau,” ujar Saefur Rochim.
Berkat kolaborasi dengan pemerintah daerah, Sulawesi Barat kini mencatatkan capaian membanggakan. Saat ini, 100 persen desa dan kelurahan di Sulbar telah memiliki Posbankum, sebuah pencapaian yang membawa provinsi ini masuk dalam jajaran 10 besar nasional.
Saefur Rochim mengatakan Kedepannya, Kemenkum Sulbar berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kapasitas paralegal secara rutin.
“Tujuannya memastikan setiap warga desa mendapatkan pendampingan hukum yang optimal dan berkelanjutan,” ujar Saefur Rochim.
Dukungan juga datang dari Ketua Asosiasi Pemerintah Desa (Apdesi) Sulawesi Barat, Wardin Wahid. Ia mengapresiasi inisiatif Kemenkum Sulbar dalam memperkuat pemahaman hukum di tingkat desa.
“Pembinaan ini sangat penting agar teman-teman paralegal di desa semakin mantap dan profesional dalam melayani warga. Kami berharap sinergi dengan Kemenkum terus berlanjut demi kemajuan desa,” ungkap Wardin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kadiv Pelayanan Hukum Hidayat Yasin, perwakilan Dinas PMD Polewali Mandar, para camat, serta puluhan kepala desa dan lurah yang antusias mengikuti jalannya pembinaan.
Polewali Mandar, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim,...
Polewali Mandar, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim,...
Polewali Mandar, IndigoNews | Dugaan praktik pelangsiran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi menggun...
Polewali Mandar, IndigoNews | Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sulawesi Barat me...
Polewali Mandar, IndigoNews| Aroma dugaan penyimpangan anggaran di lingkup Sekretariat Dewan Perwaki...
Polewali Mandar, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat melalui Bidang Pelayan...
Mamuju, IndigoNews| Memasuki hari kedua pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Marano 2026, jajaran Polresta Mamuju kembali mengungkap ...
Mamuju, IndigoNews | Karmila, seorang ibu tiri yang dilaporkan ke Polresta Mamuju atas dugaan penganiayaan terhadap anak tirinya di Kecamatan Ta...
Mamuju, IndigoNews | Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan terobosan baru berupa aplikasi digital bernama “Juara...
Majene, IndigoNews | Kepala Divisi P3H Kanwil Kemenkum Sulbar, John Batara Manikallo menyebut bahwa jajarannya akan terus memastikan Pos Bantuan...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendorong pengu...

No comments yet.