IndigoNews • Jan 30 2026

Mamuju, IndigoNews | Perguruan tinggi memiliki peran krusial sebagai penggerak utama inovasi dan pemerataan keadilan dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat, Saefur Rochim, saat memberikan sambutan kunci (Keynote Speech) di Universitas Tomakaka, Mamuju, Kamis (29/1/2026).
Dalam paparannya, Saefur Rochim membedah rapor Kekayaan Intelektual (KI) di Sulawesi Barat sepanjang tahun 2025. Dari total 988 permohonan yang masuk, layanan Hak Cipta masih mendominasi dengan 891 pendaftaran, diikuti Merek (95), dan Paten (2). Ia menyoroti tantangan besar di level nasional, di mana angka pendaftaran paten masih dikuasai pihak asing mencapai 67,95%.
“Kampus tidak boleh lagi hanya menjadi ‘pabrik’ jurnal ilmiah. Hilirisasi riset bersifat mendesak; universitas wajib menjadi inkubator inovasi yang solutif bagi problematika industri dan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Saefur di hadapan para mahasiswa dan dosen.
Untuk mengakselerasi hal tersebut, Kemenkum melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) telah mempermudah akses melalui sistem digital. Saat ini tersedia 170 layanan berbayar dan 174 layanan gratis yang dapat diakses melalui platform IPROLINE serta E-HAK CIPTA (POP).
Saefur mengapresiasi efektivitas sistem ini dengan mencontohkan capaian STAIN Majene yang sukses mendaftarkan 442 Hak Cipta secara masal pada Oktober 2025 lalu.
Tak hanya bicara soal ekonomi kreatif, Kakanwil juga menyoroti aspek Access to Justice atau akses terhadap keadilan. Sesuai mandat UU No. 16 Tahun 2011 dan regulasi terbaru Permenkum No. 34 Tahun 2025, negara hadir memberikan bantuan hukum gratis bagi kelompok masyarakat kurang mampu.
Saefur secara khusus memotivasi mahasiswa Universitas Tomakaka untuk mengambil peran strategis sebagai Paralegal Kampus. Ia berharap mahasiswa menjadi penyambung lidah bagi para petani dan nelayan di wilayah terpencil melalui Lembaga Bantuan Hukum (LBH) perguruan tinggi.
“Keadilan sosial adalah hak setiap warga negara, bukan hanya mereka yang memiliki kemampuan finansial. Peran mahasiswa dalam pendampingan non-litigasi sangat dinantikan untuk membantu masyarakat di pelosok Sulawesi Barat,” tambahnya.
Menutup arahannya, Saefur Rochim menyatakan bahwa Kanwil Kemenkum Sulbar siap memfasilitasi kolaborasi dalam bentuk riset, program magang, hingga penguatan bantuan hukum. Ia juga mengimbau agar setiap hasil karya intelektual mahasiswa segera dipatenkan atau didaftarkan hak ciptanya guna memperoleh perlindungan hukum yang instan dan sah.
“Mari kita pastikan setiap pemikiran yang lahir dari rahim universitas ini menjadi energi bagi kemandirian Indonesia dan memberikan manfaat nyata bagi keadilan rakyat,” tutup Saefur.
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampa...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat, Sae...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegas...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kanwil Kemenkum Sulbar) berk...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus berkomi...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menega...
MAMUJU, indigonews | Usai acara debat kandidat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, melaksanakan kegiatan Simulasi Pemungutan dan Peng...
MAMUJU, indigonews | Keberadaan Cafe Dermaga Sandeq Nusantara yang berdiri megah disis jalan Arteri Mamuju. Dikabarkan ditutup oleh Polda Sulbar...
JAKARTA, IndigoNews| Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menggelar pertemuan dengan pengurus Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indon...
MAMUJU, IndigoNews | Irjen Pol Adang Ginanjar, Kapolda Sulbar, mengucapkan dukungan penuh terhadap Gerakan Sehat Bersama di Hari Kesehatan Nasio...
Mamuju, IndigoNews | Program Pemagangan Nasional terus didorong sebagai instrumen utama dalam menjembatani lulusan pendidikan tinggi dengan duni...

No comments yet.