IndigoNews • Jun 24 2026

Mamuju Tengah, IndigoNews | Kondisi ruas jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kecamatan Karossa menuju ibu kota Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat, saat ini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.
Pembiaran terhadap kerusakan infrastruktur vital ini mulai memicu keresahan mendalam bagi warga Mamuju Tengah pada khususnya, serta para pengguna jalan lintas provinsi pada umumnya, akibat tingginya risiko kecelakaan yang mengintai setiap saat.
Berdasarkan pantauan di lapangan, lubang-lubang jalan yang semula berukuran kecil kini terus melebar dan semakin dalam.
Ironisnya, upaya penanganan awal yang dilakukan sebelumnya dengan cara dikeruk justru membuat kondisi jalan kian parah karena tak kunjung ditambal kembali. Ketika musim kemarau tiba, jalanan ini menjadi sangat berdebu, sementara saat musim hujan, jalur tersebut berubah menjadi kubangan lumpur yang sangat tebal.
Situasi ini kian mengkhawatirkan lantaran telah menelan korban jiwa dan luka-luka. Faktor lubang aspal yang dalam dan tidak terlihat jelas menjadi penyebab utama rentetan kecelakaan serius. Bahkan, hanya dalam kurun waktu sepekan terakhir, tercatat sedikitnya sudah ada empat orang pengendara yang mengalami kecelakaan parah di lokasi tersebut saat melintas pada malam hari.
Tak hanya mengancam keselamatan jiwa para pengguna jalan, kerusakan infrastruktur ini juga memukul telak sektor usaha mikro milik warga Mamuju Tengah, terutama yang berada di sepanjang pinggir jalan tersebut.
Saat cuaca panas dan kering, mobilitas kendaraan berat yang melintas memicu kepulan debu tebal yang sangat pekat. Polusi debu ini tidak hanya mengganggu pernapasan warga sekitar, tetapi juga merusak kebersihan tempat usaha serta mengotori barang dagangan mereka. Sebaliknya, saat hujan turun, air menggenangi lubang-lubang tersebut dan menyisakan lumpur yang menyulitkan akses pelanggan.
Ancha, salah seorang tokoh pemuda setempat sekaligus pemilik usaha di area tersebut, mengeluhkan keras kondisi yang tak kunjung diperbaiki setelah proses pengerukan jalan dilakukan. Menurutnya, pembiaran ini menunjukkan kurangnya perhatian dari pihak otoritas terkait.
“Lubang-lubang ini sudah sangat meresahkan. Sudah ada beberapa korban yang jatuh akibat kelalaian dalam penanganan jalan ini,” keluh Ancha dengan nada kecewa.
Melihat kondisi yang semakin tidak kondusif, warga bersama para pengguna jalan mendesak pihak terkait, khususnya Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) wilayah setempat, untuk segera turun tangan melakukan perbaikan secara permanen secepatnya.
Masyarakat mengingatkan bahwa jalur Trans Sulawesi merupakan urat nadi perekonomian utama di wilayah tersebut. Jika kerusakan ini terus dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan konkret, dikhawatirkan mobilitas barang dan jasa akan melumpuh total, yang pada akhirnya akan merugikan perekonomian daerah secara luas.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan maupun pernyataan resmi dari pihak BPJN atau otoritas terkait mengenai rencana penanganan dan perbaikan lubang-lubang berbahaya di ruas Trans Sulawesi Karossa–Mamuju Tengah tersebut.
Pewarta IndigoNews: Ogut
Mamuju Tengah, IndigoNews | Aktivitas pertambangan Galian C di wilayah Desa Lara, Kecamatan Karossa,...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Suasana tenang di Desa Salugatta, Kecamatan Budong-budong, Kabupaten Mam...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Personel Polsek Karossa bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkar...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, m...
Mamuju Tengah, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat terus mendorong pelaksana...
Mamuju Tengah, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat melaksanakan kegiatan pem...
Mamuju, INDIGONEWS | Staf Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan rapat internal yang dirangkaikan dengan agenda perkenal...
MAMUJU, indigonews | Eks Presenter TVRI Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Ninda Maisara, babak belur dan luka di bagian kepala akibat bogem mentah...
MAMUJU,indigonews | Kepala Puskesmas ( Kapus ) Ranga – Ranga Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju, bernama Hamzah alias Anca, yang menjadi t...
MATENG,indigonews | Keberadaan kapal penyedot material pasir atau Suction Dredger yang berlabuh di laut pantai Dusun Kayu Calla Kecamatan Kaross...
Mamuju, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menegaskan bahwa upaya pembangunan Zona Integritas (ZI) bukan sekadar peme...

No comments yet.