IndigoNews • Apr 28 2025

Terduga Tersangka RR penganiyaan di BTN Zarindah, (F/humas).
MAMUJU, IndigoNews | Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Mamuju menetapkan seorang pria berinisial RR (20) sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di BTN Zarindah, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju. Minggu 27 April 2025.
Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP M. Reza Pranata, membenarkan penetapan tersebut.
“Benar, Penetapan tersangka ini berdasarkan hasil gelar perkara dari penyelidikan Laporan Polisi Nomor: LP / B / 133 / IV / 2025 / Resta Mamuju,” ujar AKP Reza, Senin (28/4/2025).
Kasus ini berawal dari perselisihan di media sosial. Korban, Jafar, mengunggah gambar yang menunjukkan penolakannya terhadap rencana pengoperasian tambang di Karossa, sekaligus memposting foto orang tua RR. Tidak terima dengan unggahan itu, RR menghubungi korban melalui aplikasi Messenger, namun percakapan mereka berujung pada saling tantang.
“Korban mengirimkan gambar parang dan menantang pelaku untuk datang ke rumahnya, Merespons tantangan tersebut, pelaku mengambil sebilah parang dari rumah keluarganya dan mendatangi korban” jelas AKP Reza.
Setibanya di lokasi, korban keluar sambil membawa parang. Terjadi perkelahian, di mana korban terlebih dahulu mengayunkan parang ke arah RR, namun ditangkis menggunakan telepon genggam. Ketika korban kembali menyerang, RR menangkis dengan parangnya hingga parang korban terlepas.
“Melihat korban berusaha mengambil kembali parangnya, RR mengayunkan parangnya ke arah kepala korban satu kali dan ke arah punggung korban sebanyak dua kali,” ungkap AKP Reza.
Setelah kejadian tersebut, RR melarikan diri. Polisi kemudian berhasil mengamankan RR dan menetapkannya sebagai tersangka.
Menurut AKP Reza, motif pelaku adalah karena merasa tersinggung atas postingan korban di media sosial yang melibatkan keluarganya serta ajakan duel. Sementara itu, modus operandi yang dilakukan adalah penganiayaan menggunakan senjata tajam yang dipicu provokasi di media sosial.
“Saat ini tersangka sudah kami amankan di Polresta Mamuju dan akan menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas AKP Reza.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulnar melalui Dinas Komunikasi, ...
Mamuju, IndigoNews | Bustanul Arifin, warga Desa Tinali, meminta Kantor Pertanahan/ATR-BPN membuka r...
Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju sukses menyelenggarakan Konferensi...
Mamuju, IndigoNews | Sebanyak 25 warga Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, terindikasi terlibat dal...
Mamuju, IndigoNews | Proyek pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat...
Mamuju, IndigoNews| Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperluas jangkauan p...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim, menekankan pentingnya men...
MAMUJU, IndigoNews | Pasca Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju resmi me...
Jakarta, IndigoNews| Kantor Tempo mendapat kiriman kepala babi pada 19 Maret 2025. Kepala babi tersebut dibungkus kotak kardus yang dilapisi sty...
Mamuju, IndigoNews |Dua pria asal Sulawesi berhasil diringkus tim Satreskrim Polresta Mamuju setelah diduga terlibat dalam penyalahgunaan 8.000 ...
Mamuju, IndigoNews| Retret Pemprov Sulbar yang digagas Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, digelar selama tiga hari...

No comments yet.