IndigoNews • Feb 02 2026

Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim saat membuka kegiatan itu di dampingi Kadiv Yankum, Hidayat Yasin , Senin (2/2/2026).
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menekankan bahwa paralegal merupakan ujung tombak dalam pencapaian akses terhadap keadilan.
Menurutnya, kehadiran paralegal yang kompeten menjadi solusi bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan untuk mendapatkan perlindungan hukum, yang sejalan dengan program Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, untuk memberikan akses keadilan yang seluas-luasnya.
Paralegal adalah representasi komunitas yang membutuhkan pemahaman hukum, meski mereka bukan sarjana hukum atau advokat.
”Pelatihan Paralegal Khusus Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) pada Pos Bantuan Hukum di Sulawesi Barat sangat penting agar paralegal dibekali kompetensi dalam melakukan advokasi, pembelaan, dan dukungan terhadap masyarakat di wilayahnya,” ujar Saefur Rochim saat membuka kegiatan itu di dampingi Kadiv Yankum, Hidayat Yasin, Senin, (2/2/2026)
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kadiv P3H, John Batara Manikallo, menyebut tahun 2026 ini Kanwil Kemenkum Sulbar mencatat partisipasi masif dengan total 1.044 peserta yang berasal dari seluruh kabupaten di Sulawesi Barat, dengan rincian sebagai berikut:
John menyebut bahwa pelatihan paralegal ini terlaksana atas kerja sama Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat dengan sejumlah Lembaga Bantuan Hukum (LBH) terakreditasi. “Di antaranya LBH Citra Justitia, LBH Keadilan Sulbar, LBH Mandar Yustisi, LBH Pasangkayu, LBH Kondosapata, dan LBH Mitra Madani Sulbar,” lanjutnya.
”Selama pelatihan, para peserta akan dibekali materi komprehensif mulai dari Pengantar Hukum dan Demokrasi, Hak Asasi Manusia, Gender dan Kelompok Rentan, hingga teknik praktis seperti prosedur sistem peradilan dan penyusunan dokumen laporan atau kronologis,” tambahnya.
Target utama dari program tahun 2026 ini adalah memastikan seluruh paralegal yang bertugas di Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa/Kelurahan memiliki kualifikasi resmi. Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta diharapkan mampu memperoleh gelar Certified Paralegal of Legal Aid (CPLA) dari Kementerian Hukum.
”Sertifikasi ini adalah jaminan kualitas. Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan hukum yang diberikan di tingkat desa memiliki standar kapasitas yang mumpuni dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Kepala Dinas tingkat Provinsi, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra, serta jajaran Kabag Hukum dan Kepala Dinas PMD dari seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten se-Sulawesi Barat.
Mamuju,IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampai...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulbar Suhardi Duka menghadiri upacara peringatan hari jadi Kabupaten ...
Mamuju, IndigoNews | Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit mobil pikap dan sepeda motor t...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menegaskan peran strategis penyulu...
Mamuju, IndigoNews | Peringatan Hari Jadi Mamuju yang ke-486 pada tahun 2026 ini menghadirkan nuansa...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) mengajak seluruh masyarakat...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan bahwa implementasi nilai-nilai ASN BerAKHL...
Mamasa, IndigoNews | Dalam upaya membentengi produk unggulan daerah dengan payung hukum, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menggel...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar kembali melaksanakan proses job fit terhadap 16 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan ...
MAMUJU, indigonews | Penangkapan 3 investor asal China oleh tim Imigrasi Mamuju di Perbatasan Pasangkayu dengan Kabupaten Donggala Provinsi Sult...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem Kekayaan I...

No comments yet.