IndigoNews • Mei 11 2025

Ketua Komisi 3 DPRD Majene Apresiasi Program Gerakan Kembali Bersekolah.
MAJENE, indigonews | Komisi 3 DPRD Kabupaten Majene kolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Majene, meresmikan Gerakan Kembali Bersekolah. (GKB )
Program ini bertujuan mengembalikan anak-anak putus sekolah dan yang belum pernah bersekolah ke bangku pendidikan. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Majene, Yayasan Karampuang, dan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Mubadala Energy.
Acara peluncuran resmi yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene dihadiri oleh Wakil Bupati Majene, Andi Rita Mariani, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majene, Kepala Dinas PMD Kabupaten Majene Sudirman, Jasman Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majene, para Kepala Desa se-Kabupaten Majene, dan Tim Yayasan Karampuang.
Gerakan Kembali Bersekolah telah berhasil memberikan bantuan perlengkapan sekolah kepada kurang lebih 140 anak di 20 desa yang tersebar di empat kecamatan: Banggae, Banggae Timur, Pamboang, dan Sendana. Bantuan tersebut meliputi seragam sekolah, sepatu, dan alat tulis. Anak-anak yang dibantu terbagi dalam tiga kategori: mereka yang belum pernah bersekolah, yang putus sekolah, dan yang lulus SD namun tidak mampu melanjutkan ke SMP. Program ini telah dilaksanakan sebanyak dua kali di Kabupaten Majene.
Usai kegiatan Jasman Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Majene, kepada wartawan Indigonews.co.id mengaku pentingnya pendidikan dasar sebagai fondasi pembangunan di Kabupaten Majene, yang disebut sebagai “kota pendidikan”. Pemerintah Kabupaten Majene sendiri telah mengalokasikan 5 persen Anggaran Dana Desa (ADD) khusus untuk pendidikan dan berupaya untuk menyediakan beasiswa, meskipun saat ini menghadapi tantangan pengurangan anggaran.
Kata dia, keberhasilan Gerakan Kembali Bersekolah ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta sangat penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan semakin banyak anak-anak di Kabupaten Majene yang mendapatkan kesempatan untuk mengenyam pendidikan.”jelasnya
Adapun Yayasan Karampuang, sebagai pelaksana utama program ini, berkomitmen untuk terus mendukung Gerakan Kembali Bersekolah dan memastikan keberlanjutannya. Dukungan sangat diapresiasi. Ke depan, diharapkan akan ada lebih banyak dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Majene.
Pewarta indigonews : Wahyu Ananda
Majene, IndigoNews | Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, mulai dilirik sebagai salah satu titik pe...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menega...
Majene, IndigoNews | Suasana duka menyelimuti Lingkungan Puccawa, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malun...
Majene, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, didamping...
Majene, IndigoNews| Komitmen dalam memperkuat perlindungan kekayaan intelektual (KI) di dunia pendid...
Majene, IndigoNews| Tim Analis Implementasi dan Evaluasi Kebijakan (AIEK) Kantor Wilayah Kementerian...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa langkah inventarisasi permasalahan m...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampaikan bahwa momentum Hari Kekayaan Intelektua...
Mamuju, IndigoNews | Penanganan kasus dugaan perjalanan dinas fiktif di lingkup DPRD Kabupaten Mamuju hingga kini masih berada pada tahap penyid...
MAMUJU, IndigoNews | Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk menyediakan makanan bergizi gratis di sekolah, Polda Sulawesi Barat (Sulbar...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Dalam upaya memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Penge...

No comments yet.