IndigoNews • Jul 09 2026

Majene, IndigoNews | Semangat gotong royong kembali dibuktikan secara nyata oleh masyarakat Desa Sambabo.
Dipicu oleh rasa prihatin atas kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan, puluhan warga turun langsung ke jalan untuk melakukan perbaikan secara swadaya, kamis (9/7/26).
Langkah ini diambil sebagai respons atas akses jalan desa yang mengalami kerusakan parah, yang dinilai selama ini belum menyentuh prioritas penanganan maupun perhatian dari pemerintah daerah.
Kerusakan jalan ini sejatinya bukan persoalan baru. Kondisi aspal yang mengelupas, berlubang, dan digenangi air saat hujan telah berlangsung cukup lama hingga memicu keluhan mendalam dari masyarakat setempat. Dampaknya pun sangat terasa pada lumpuhnya efisiensi aktivitas sehari-hari.
Mulai dari terhambatnya mobilisasi petani menuju lahan pertanian, sulitnya akses anak-anak pergi ke sekolah, hingga lambatnya jangkauan terhadap pelayanan kesehatan.
Lebih dari sekadar menghambat roda ekonomi, medan jalan yang rusak berat ini juga kerap mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas.
Menolak untuk berpangku tangan melihat jalur vital mereka kian terisolasi, warga berinisiatif menggalang tenaga sekaligus dana secara swadaya.
Dengan peralatan seadanya namun didorong semangat kebersamaan, masyarakat bergotong royong mengangkut material batu dan pasir, lalu melakukan pengecoran pada titik-titik lubang yang paling membahayakan agar jalan tersebut dapat kembali dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Salah seorang warga yang ikut turun ke lapangan mengungkapkan bahwa aksi ini murni lahir dari kepedulian masyarakat terhadap fasilitas umum yang menjadi urat nadi kehidupan bersama.
Warga mengaku enggan jika harus terus-menerus menunggu tanpa kepastian, mengingat pentingnya jalur tersebut bagi stabilitas ekonomi dan sosial desa.
“Warga terpaksa bergotong royong agar akses jalan tetap bisa digunakan. Kami berharap pemerintah segera memberikan perhatian dan melakukan perbaikan secara permanen,” ujarnya.
Melalui momentum ini, masyarakat menaruh harapan besar agar pemerintah daerah segera turun ke lapangan untuk meninjau langsung realitas di Desa Sambabo dan mengalokasikan anggaran perbaikan yang memadai.
Warga menegaskan bahwa infrastruktur jalan yang layak bukan sekadar fasilitas, melainkan hak dasar masyarakat sekaligus tanggung jawab konstitusional pemerintah demi menjamin keselamatan dan kesejahteraan warganya.
Meskipun aksi heroik di Desa Sambabo ini menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih mengakar kuat di tengah masyarakat, warga sepakat bahwa gerakan swadaya seperti ini tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang.
Gerakan ini diharapkan menjadi tamparan sekaligus sinyal kuat bagi jajaran pemerintah agar segera merealisasikan pembangunan infrastruktur yang lebih kokoh dan permanen.
Pewarta IndigoNews: Udin
Majene, IndigoNews | Antusiasme masyarakat menyaksikan Sandeq Silumba 2026 semakin tinggi. Pada etap...
Majene, IndigoNews |Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri, SE., MM melantik Budi Mansur, S.Ag sebaga...
Majene, IndigoNews | Penangkaran pembibitan kakao di Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Maj...
Majene, IndigoNews | Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Majene kini...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju,IndigoNews | Seorang pria bernama Medison (40), warga Dusun Salumanapo, Desa Keang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, ditemukan mening...
MAJENE, indigonews | Jelang pelaksanaan debat publik Kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene tahun 2024, KPU Kabupaten Majene melaku...
MAJENE, IndigoNews | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene (STIKES BBM) menggelar peringatan Dies Natalis ke-21 dengan semangat penuh...
PASANGKAYU, indigonews | Pasca putusan majelis Hakim Pengadilan Negeri ( PN ) Pasangkayu, yang memvonis 3 tahun denda 200 Juta subsider 2 (dua) ...
Jakarta, IndigoNews| Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga menghadiri peringatan hari lahir (Praharlah) ke 21 Sulawesi Barat yang diselen...

No comments yet.