IndigoNews • Apr 29 2026

Mamuju, IndigoNews | Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Sulawesi Barat resmi memasuki babak baru. Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan yang digelar di Mamuju pada 24 hingga 26 April 2026 menetapkan Misbahuddin sebagai Ketua dan Yudi Toda sebagai Sekretaris DPD GMNI Sulbar periode 2026-2028.
Terpilihnya pasangan Misbahuddin-Yudi menjadi penanda berakhirnya dualisme kepemimpinan yang selama beberapa tahun terakhir membelah tubuh GMNI Sulbar.
Konferda Persatuan ini berhasil mempertemukan dua kubu yang sebelumnya berjalan terpisah. Melalui dialog panjang dan pendekatan ideologis, seluruh elemen kader sepakat menempatkan persatuan organisasi di atas kepentingan kelompok maupun ego politik.
Momentum tersebut menjadi titik balik penting bagi GMNI Sulbar, setelah konflik internal berkepanjangan sempat menghambat konsolidasi organisasi dan melemahkan peran GMNI dalam merespons berbagai persoalan sosial-politik di daerah.
Sidang konferda berlangsung dinamis, namun tetap dalam koridor persatuan. Seluruh peserta sepakat mengakhiri perpecahan dan kembali berhimpun dalam satu barisan perjuangan.
Ketua DPD GMNI Sulbar terpilih, Misbahuddin, menegaskan kepemimpinan baru harus dibangun di atas fondasi persatuan dan komitmen ideologis.
“Kami ingin memastikan seluruh DPC di Sulbar terlibat dan terakomodasi. GMNI harus menjadi rumah bersama, bukan ruang eksklusif bagi kelompok tertentu,” kata Misbahuddin dalam sambutannya, Minggu (26/4/26).
Ia menambahkan, semangat “GMNI Naik Kelas” akan menjadi orientasi utama gerakan organisasi ke depan.
“GMNI harus tampil sebagai kekuatan intelektual sekaligus kekuatan gerakan. Tidak hanya menjadi juru pukul, tetapi juga juru pikir dalam merespons persoalan rakyat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD GMNI Sulbar terpilih, Yudi Toda, menekankan pentingnya konsolidasi internal secara menyeluruh pasca-dualisme.
Menurutnya, persatuan yang telah dicapai harus segera diterjemahkan dalam kerja-kerja organisasi yang terarah dan disiplin.
“Persatuan ini harus ditindaklanjuti dengan kerja nyata. Konsolidasi kader, penguatan struktur, dan keberpihakan terhadap persoalan rakyat harus menjadi prioritas utama,” kata Yudi.
Ia menegaskan, marhaenisme tidak boleh berhenti sebagai warisan historis semata, melainkan harus menjadi metode analisis dalam membaca realitas sosial.
“Marhaenisme harus menjadi alat untuk mengurai ketimpangan, memahami relasi kuasa, dan menentukan keberpihakan yang tegas kepada rakyat kecil,” tuturnya.
Menurut Yudi, penguatan ideologi menjadi kunci agar arah gerakan organisasi tetap konsisten.
“Ideologi adalah kompas yang menjaga setiap langkah GMNI agar tetap sejalan dengan cita-cita pembebasan kaum marhaen,” katanya.
Berakhirnya Konferda Persatuan menandai dimulainya lembaran baru bagi GMNI Sulawesi Barat. Harapan kini tertuju pada kepemimpinan baru untuk membawa organisasi kembali solid, progresif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.
Pewarta IndigoNews : Irham Siriwa
Mamuju, IndigoNews | Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Peraturan Daera...
Jakarta, IndigoNews | Memperingati delapan dekade pengabdian kepada negeri, PT Bank Negara Indonesia...
Jakarta, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para kepala daerah se-Sulawesi ...
Bogor, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaska...
Mamuju, IndigoNews | Tim MF Taekwondo Mamuju sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergeng...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyorot...
MAMUJU, IndigoNews | Penjabat Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin memimpin upacara pagi di kompleks perkantoran Gubernur, Selasa 1...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Bagian TU dan Umum, Ramli mewakili Kakanwil Kemenkum Sulbar, Sunu Tedy Maranto bersama sejumlah jajaran menghadiri P...
Mamuju, IndigoNews| Upaya menciptakan produk hukum daerah yang kredibel dan bebas tumpang tindih terus didorong oleh Kantor Wilayah Kementerian ...
Pasangkayu, IndigoNews | Kepala Divisi Peraturan Perundang Undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) Kanwil Kemenkum Sulbar, John Batara Manikallo, men...
Mamuju, IndigoNews | Ratusan warga Kalukku Barat yang didampingi oleh aliansi mahasiswa menggelar unjuk rasa menolak aktivitas tambang pasir, Ra...

No comments yet.