IndigoNews • Jan 28 2026

Majene, IndigoNews| Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat kembali mendekatkan layanan pengawasan pelayanan publik kepada masyarakat melalui kegiatan Ombudsman On The Spot di Desa Lombang, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Rabu (28/1/2026).
Untuk mencapai lokasi, Tim Ombudsman yang berasal dari Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL) harus menempuh perjalanan sekitar 29,8 kilometer dari pusat Kecamatan Malunda menggunakan kendaraan pick up milik warga. Akses jalan yang rusak parah membuat kendaraan biasa tidak dapat melintas.
Kepala Keasistenan PVL Ombudsman RI Sulawesi Barat, Irfan Gunadi, mengatakan kondisi jalan tersebut berdampak serius terhadap keselamatan dan akses layanan dasar masyarakat. Berdasarkan informasi dan dokumentasi yang diterima Ombudsman, tercatat sedikitnya empat ibu hamil terpaksa melahirkan di kendaraan maupun di rumah warga akibat sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan.
“Kami merasakan langsung betapa beratnya kondisi jalan yang harus dilalui warga setiap hari. Bahkan ada ibu hamil yang terpaksa melahirkan di perjalanan. Ini tentu sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius,” ujar Irfan.
Setibanya di Kantor Desa Lombang, tim Ombudsman disambut antusias oleh masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, Ombudsman memberikan sosialisasi terkait tugas dan kewenangan lembaga, jenis maladministrasi, serta mekanisme penyampaian laporan. Warga juga memanfaatkan layanan konsultasi dan pengaduan langsung (on the spot).
Sejumlah persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari kerusakan infrastruktur jalan, bantuan sosial, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, layanan buku nikah, hingga kondisi kabel listrik di dua dusun yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sulawesi Barat, Fajar Sidiq, menyampaikan bahwa Ombudsman On The Spot merupakan bentuk komitmen Ombudsman dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil dan sulit diakses.
“Kehadiran Ombudsman di desa-desa terpencil adalah wujud komitmen kami untuk memastikan seluruh warga memiliki akses yang sama terhadap keadilan pelayanan publik. Setiap aduan masyarakat akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan Ombudsman,” tegas Fajar.
Ombudsman RI Sulawesi Barat menegaskan akan menindaklanjuti seluruh aduan yang diterima sebagai bagian dari upaya perbaikan kualitas pelayanan publik di Sulawesi Barat
Majene, IndigoNews |Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat terus memperkuat komi...
Majene, IndigoNews | Polres Majene mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermoto...
Polewali Mandar, IndigoNews | Cipayung Plus Polewali Mandar menyoroti serius persoalan limbah dapur ...
Majene, IndigoNews | Kabid KI Kanwil Kemenkum Sulbar, Juani, menjelaskan bahwa pengembangan Merek Ko...
Majene, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat mengambil langkah pro...
Majene, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat terus berupaya mengop...
Mamuju, IndigoNews | Dalam upaya mendukung program strategis Pemprov Sulbar bertajuk PASTI PADU (Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan Ek...
Majene, IndigoNews | Dalam upaya mendukung peremajaan tanaman kakao dan ketersediaan benih tanaman kakao, Dinas Perkebunan (Disbun) Sulawesi Bar...
Mamuju, IndigoNews| Gegara Dinas Pendidikan Sulawesi Barat (Sulbar) tidak bayarkan upah tukang, kepala tukang dalam proyek rehabilitasi SMA Nege...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karossa, Kabupaten Topoyo, dipast...
MAMUJU, IndigoNews | Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Barat memastikan Gerakan Pangan Murah (GPM) akan terus digelar secara rutin hingga...

No comments yet.