IndigoNews • Feb 27 2026

Mamuju, IndigoNews| Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pelayanan publik berbasis digital. Melalui Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi, respons cepat dilakukan menyusul adanya gangguan teknis pada sistem e-Samsat di UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu.
Plt. Kepala Bidang P2IT, Muh. Saleh duduk bersama Tim IT Bapenda Sulbar untuk menganalisis sumber permasalahan sistem. Langkah cepat ini dilakukan agar pelayanan kepada wajib pajak tidak terganggu berlarut-larut.
Upaya tersebut sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menekankan penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi masyarakat.
Dalam kunjungan langsung ke UPTD, Plt. Kabid P2IT menerima laporan adanya ketidaksinkronan antara data ERI milik Korlantas Polri dengan data pada aplikasi e-Samsat.
Secara teknis, kendaraan baru yang telah diinput dalam sistem ERI seharusnya otomatis terbaca di sistem e-Samsat. Namun di lapangan, data tersebut tidak tersinkronisasi sehingga petugas penetapan harus melakukan input ulang berdasarkan jenis kendaraan. Kondisi ini menyebabkan proses pelayanan menjadi lebih lama dan berpotensi menurunkan efektivitas layanan.
Permasalahan tersebut kemudian dipelajari bersama Kepala Subbid Teknologi Informatika Pendapatan, Rosianah M. Nadir, bersama Tim IT Bapenda Sulbar.
Dalam rapat teknis yang berlangsung pada Kamis, (26/2/2026), telah ditemukan benang merah penyebab gangguan dan langkah perbaikan segera disiapkan agar tidak berlarut-larut.
Plt. Kabid P2IT Muh. Saleh menegaskan bahwa keandalan sistem digital merupakan tulang punggung pelayanan pajak modern.
“Setiap gangguan harus direspons cepat. Kami pastikan perbaikan segera dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Saleh.
Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong penguatan sistem layanan berbasis teknologi informasi.
Menurutnya, transformasi digital di sektor pajak daerah bukan hanya soal aplikasi, tetapi menyangkut kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah.
“Bapenda Sulbar berkomitmen memastikan setiap layanan pajak berjalan cepat, transparan, dan akuntabel. Gangguan teknis tidak boleh menghambat pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Dengan langkah responsif ini, Bapenda Sulbar berharap sistem e-Samsat segera kembali stabil sehingga pelayanan kepada wajib pajak di Pasangkayu dapat berlangsung normal, cepat, dan efisien.
Mamuju, IndigoNews | Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Peraturan Daera...
Jakarta, IndigoNews | Memperingati delapan dekade pengabdian kepada negeri, PT Bank Negara Indonesia...
Jakarta, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para kepala daerah se-Sulawesi ...
Bogor, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaska...
Mamuju, IndigoNews | Tim MF Taekwondo Mamuju sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergeng...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyorot...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan meng...
Polda Sulbar, IndigoNews | Lima hari kedepan perhelatan puncak Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 akan dilaksanakan di seluruh penj...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim, menegaskan pentingnya stra...
Mamuju, IndigoNews | Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Provinsi Sulawesi Barat mendesak Pemerintah Kabupa...
Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra memberikan apresiasi kepada Kapolresta Mamuju bersama jajaran atas keberhas...

No comments yet.