IndigoNews • Agu 28 2026

Mamuju, IndigoNews | Pihak keluarga dari remaja laki-laki berinisial F memberikan klarifikasi terbuka guna menepis narasi yang berkembang di beberapa media online terkait dugaan tindak kesusilaan yang dituduhkan kepada anaknya.
Pihak keluarga F menilai informasi yang beredar di publik tidak sesuai dengan fakta lapangan.
Ayah dari F, yakni S, mengonfirmasi bahwa hubungan yang terjadi antara anaknya dan pihak perempuan didasari atas persetujuan kedua belah pihak tanpa ada unsur paksaan maupun kekerasan.
“Informasi yang beredar tidak benar dan fakta diputarbalikkan. Kedua anak ini berhubungan atas dasar suka sama suka, jadi tidak ada tindakan pemaksaan seperti yang dituduhkan,” tegas S saat dikonfirmasi, (Kamis/27/08/26).
Terkait keberadaan rekaman video, S menjelaskan bahwa dokumen visual tersebut awalnya dibuat atas kesepakatan bersama sebagai dokumen pribadi.
Namun, rekaman tersebut diduga diambil oleh rekan F lalu disebarluaskan.
Mengenai isu pengancaman dan pemerasan sejumlah uang agar video tidak beredar, pihak keluarga F mengaku tidak tahu-menahu serta tidak terlibat mengenai aksi pengancaman tersebut.
Upaya penyelesaian secara kekeluargaan maupun adat sebenarnya telah diupayakan sejak awal. Dalam pertemuan awal, pihak perempuan meminta agar kedua remaja tersebut segera dinikahkan.
S menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menolak pernikahan tersebut, melainkan meminta agar pelaksanaannya menunggu hingga kedua belah pihak mencapai batas usia sah sesuai aturan undang-undang yang berlaku.
“Saya tidak menolak, justru bersedia menikahkan. Namun saya mengajukan syarat untuk menunggu sampai usia mereka memenuhi batas yang diatur undang-undang, mengingat kedua anak ini masih di bawah umur,” jelasnya.
S juga meluruskan tudingan yang menyebut dirinya berupaya menghindar saat proses mediasi. Keberadaannya saat itu adalah untuk mendampingi kegiatan Pramuka tingkat provinsi, di mana jadwal tersebut telah diinformasikan sebelumnya kepada pihak terkait dan tokoh masyarakat setempat.
Pada mediasi lanjutan pihak keluarga perempuan mengajukan skenario penyelesaian yang ditolak keras oleh pihak F karena dinilai tetap menabrak aturan hukum pernikahan anak.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban adat, pihak keluarga F sempat menawarkan komitmen denda adat dengan catatan pernikahan tetap baru dilaksanakan setelah kedua belah pihak cukup umur.
Namun, tawaran tersebut ditolak hingga pihak perempuan memilih melanjutkan laporan ke Polresta Mamuju.
Menanggapi laporan yang telah dilayangkan ke Polresta Mamuju, keluarga F menyatakan siap mengikuti proses hukum yang berlaku.
Di sisi lain, pihak keluarga F juga mempertimbangkan untuk mengambil langkah hukum balasan terkait tuduhan pencemaran nama baik serta penyebaran foto orang tua F di media sosial yang mengaitkan latar belakang pribadi dan profesi s yang tidak ada hubungannya dengan pokok persoalan.
Pewarta IndigoNews: SRW
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka memimpin rapat koordinasi daerah...
Mamuju, IndigoNews | Sebuah mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju me...
Mamuju, IndigoNews | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju menggelar konferensi pers pengungkapan ...
Mamuju, IndigoNews | Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat menerima kegiatan Sosialisasi Aplikasi...
Mamuju, IndigoNews | Kondisi jembatan yang telah lama mengalami kerusakan di Desa Salutiwo, Kecamata...
Mamuju, IndigoNews | Pagar Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat yang...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat berencana mencatatkan karya ilmiah peserta magang sebag...
MAMUJU, IndigoNews | Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Anggota Komisi X DPR RI, Ratih Megasari Singkarru, menggela...
Jakarta, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Ya...
PASANGKAYU, IndigoNews | Penjabat Gubernur Provinsi Sulbar, Bahtiar Baharuddin bersama PJ Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar Sofha Marwah Bahtiar, P...
Majene, IndigoNews | Komitmen Bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele (AST), dalam memberantas korupsi kembali diuji. Kali ini, sorotan taja...

No comments yet.