IndigoNews • Mei 06 2026

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menerima secara simbolis delapan sertifikat aset dari Kanwil ATR/BPN Sulbar di ruang kerjanya, Rabu (6/5/26).
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menerima delapan sertifikat aset dari Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sulawesi Barat, Rabu (6/5/26).
Penyerahan sertifikat aset tersebut diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, di ruang kerjanya, didampingi Kepala BPKAD serta Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar.
Junda Maulana menjelaskan, sertifikasi aset ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata dan mengamankan aset milik daerah secara administratif dan hukum.
Ia menyebut, dari target puluhan aset yang direncanakan untuk disertifikatkan, saat ini baru delapan aset yang berhasil direalisasikan. Hal ini disebabkan masih adanya sejumlah kendala, terutama terkait validitas data.
“Beberapa aset masih terkendala pada kesesuaian data, seperti perbedaan luas wilayah dan luas areal. Karena itu, kita dahulukan yang datanya sudah lengkap,” ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya menyelesaikan aset yang tidak bermasalah terlebih dahulu, sambil membenahi administrasi untuk aset lainnya.
Adapun delapan aset yang telah bersertifikat tersebut terdiri dari beberapa bidang tanah, termasuk fasilitas umum seperti sekolah.
Ke depan, Pemprov Sulbar juga berencana memperluas sertifikasi hingga mencakup jalan-jalan provinsi guna mencegah potensi sengketa di kemudian hari.
Junda menegaskan, program sertifikasi aset ini bersifat berkelanjutan. Pemerintah daerah akan terus melakukan inventarisasi dan pembenahan administrasi agar jumlah aset yang tersertifikasi dapat terus meningkat setiap tahun.
“Ini program yang berkelanjutan. Tahun ini kita tambah lagi, tahun depan juga. Kita inventarisir semua aset, mana yang siap kita lanjutkan, yang bermasalah kita benahi dulu,” jelasnya.
Ia juga membuka peluang pembiayaan melalui kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, baik melalui APBN maupun APBD Provinsi.
“Nanti insya Allah Pak Gubernur dengan kedekatan beliau, dengan Menteri ATR/BPN, insya Allah kita bisa menambahkan jumlahnya. Kita sharing, berapa yang dibiayai oleh nasional, berapa yang bisa kita biayai melalui APBD Provinsi,” pungkasnya. (Adv)
Mamuju, IndigoNews | Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Peraturan Daera...
Jakarta, IndigoNews | Memperingati delapan dekade pengabdian kepada negeri, PT Bank Negara Indonesia...
Jakarta, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para kepala daerah se-Sulawesi ...
Bogor, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaska...
Mamuju, IndigoNews | Tim MF Taekwondo Mamuju sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergeng...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyorot...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan komitmennya dalam mendukung peng...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan bahwa penguatan kapasitas analis kebijakan...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa nilai-nilai dasar Core Value ASN Be...
DONGGALA, indigonews | Puluhan masyarakat mengamuk di kantor Desa Bou pemerintahan Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Barat ( ...
Mamuju, IndigoNews | Aliansi Pemuda Peduli Keadilan (APPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju pad...

No comments yet.