IndigoNews • Mei 26 2026

Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan bahwa penguatan kapasitas analis kebijakan menjadi bagian penting dalam mendukung penyusunan kebijakan publik yang berkualitas, adaptif, dan tepat sasaran.
“Penyusunan kebijakan harus didasarkan pada data dan analisis yang tepat agar mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di masyarakat. Karena itu, kemampuan analis kebijakan perlu terus diperkuat,” ujar Saefur Rochim disela-sela kesempatannya
Terkait dengan hal itu, tim Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Policy Talks: Pemahaman Analisis Kebijakan dan Penyusunan Policy Brief sebagai Instrumen Strategis Kebijakan yang diselenggarakan oleh Kanwil Sumatera Utara secara virtual, Selasa (25/5/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman para analis kebijakan di lingkungan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, guna menciptakan kebijakan publik yang berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat.
Analis kebijakan memiliki fungsi strategis sebagai instrumen advokasi dalam mendorong pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan berbasis data yang valid.
Pada kesempatan itu, akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Andryan, menjelaskan pentingnya policy brief dalam penyusunan rekomendasi kebijakan.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan informasi yang berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan sehingga seorang analis kebijakan harus mampu menyusun rekomendasi yang memuat konteks dan substansi permasalahan secara tepat dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda Lembaga Administrasi Negara RI, Tyas Wahyu Fadhila, menegaskan bahwa kebijakan tidak boleh disusun secara asal-asalan karena kebijakan yang buruk dapat menimbulkan dampak sistematis yang merugikan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa tugas analis kebijakan meliputi identifikasi masalah, penyusunan alternatif kebijakan, hingga evaluasi terhadap kebijakan yang telah dilaksanakan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat berharap dapat terus meningkatkan kapasitas dan pemahaman jajaran terkait analisis kebijakan dan penyusunan policy brief, sehingga mampu mendukung lahirnya kebijakan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Mamuju, IndigoNews | Kabut asap pekat menyelimuti wilayah Mamuju, Sulawesi Barat, dalam sepekan tera...
Mamuju, IndigoNews | Aktivitas pengerukan material di Sungai Lolonggaung, Dusun Lolonggaung, Desa La...
Mamuju, IndigoNews | Tim Reskrim Polresta Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), berhasil membongkar jarin...
Mamuju, IndigoNews | Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamuju melayangkan catatan kr...
Mamuju, IndigoNews |Upaya memperkuat penanggulangan HIV di Sulawesi Barat terus didorong melalui kol...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulnar melalui Dinas Komunikasi, ...
MAMUJU, Indigonews | Kasus dugaan perzinahan dan perselingkuhan yang melibatkan salah seorang oknum PNS bersama teman kantornya seorang perempua...
MAMUJU, indigonews | Pemerintah Sulawesi Barat ( Sulbar ) melalui Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Provinsi Sulawesi Barat ( S...
MAMUJU,indigoNews | Kapal penumpang Cahaya Rizki yang berangkat dari Pelabuhan TPI Mamuju, menuju Pulau Salingsingan pada malam Senin 17 Novembe...
MAMUJU, indigonews | Dua pria ditolak warga setelah mengaku – mengaku sebagai petugas rekanan bantuan gempa tahap kedua untuk Kabupaten Ma...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyebut bahwa peningkatan kapasitas sumber daya man...

No comments yet.