IndigoNews • Jan 20 2026

Majene, IndigoNews | Upaya penguatan ekosistem inovasi di Sulawesi Barat terus dipacu melalui kolaborasi lintas sektor. Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi dalam memberikan perlindungan hukum terhadap setiap karya intelektual yang dihasilkan.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyampaikan bahwa perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) merupakan instrumen vital untuk menjaga orisinalitas karya sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para inovator.
“Kami di jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar bertekad untuk memastikan bahwa seluruh karya intelektual di Sulawesi Barat mendapatkan perlindungan hukum yang semestinya,” tegas Saefur Rochim.
Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum Sulbar, Juani, memberikan edukasi dalam agenda Workshop Penulisan Draf Paten Sederhana dan HAKI. Kegiatan yang diinisiasi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) ini berlangsung di Hotel Villa Bogor, Majene, (20/1/2026).
Workshop yang menyasar dosen dan peneliti ini dibuka secara resmi oleh Rektor Unsulbar, Prof. Dr. Muhammad Abdy, S.Si., M.Si. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa pendaftaran KI merupakan bentuk penghargaan atas kreativitas dan kerja keras sivitas akademika.
“Penelitian tidak boleh hanya berakhir di laporan. Kami mendorong seluruh dosen dan peneliti untuk segera mendaftarkan invensinya sebagai Paten atau HAKI. Ini adalah pengakuan nyata terhadap kontribusi inovasi kita,” ungkap Prof. Muhammad Abdy.
Selain menghadirkan narasumber dari Kemenkum, kegiatan ini juga diperkaya dengan pemaparan dari akademisi Universitas Hasanuddin, Prof. Ir. Muhammad Arsyad, Ph.D. dan Dedy Putra Wahyudi, S.Pi., M.Si., yang membagikan strategi praktis pengelolaan kekayaan intelektual dalam dunia riset.
Dalam sesi Workshop, Juani mengulas secara mendalam tata cara penyusunan draf paten agar sesuai dengan standar regulasi yang berlaku. Ia menekankan pentingnya penguasaan aspek teknis penulisan guna meminimalkan kendala administratif dalam proses pendaftaran invensi.
“Fokus kami adalah memberikan pendampingan berkelanjutan. Melalui workshop ini, harapannya inovasi dari civitas akademika Unsulbar bisa terproteksi secara legal melalui prosedur yang benar,” jelas Juani.
Majene, IndigoNews | Suasana duka menyelimuti Lingkungan Puccawa, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malun...
Majene, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, didamping...
Majene, IndigoNews| Komitmen dalam memperkuat perlindungan kekayaan intelektual (KI) di dunia pendid...
Majene, IndigoNews| Tim Analis Implementasi dan Evaluasi Kebijakan (AIEK) Kantor Wilayah Kementerian...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulba...
Majene, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus memperk...
MAMUJU, IndigoNews | DPRD Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna membahas pemaparan Panitia Kerja Ranperda Perubahan Ketiga Perda Nom...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian (Kominfo SS) Pemprov Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, mengikuti rapat koordina...
Mamuju, IndigoNews | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat turut ambil bagian dalam keg...
MAMUJU, IndigoNews | Seorang warga Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), yang sebelumnya dilaporkan hilan...
MAMUJU, IndigoNews | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Barat (Sulbar) memberikan penghargaan berupa bonus kepada atlet-atlet ya...

No comments yet.