IndigoNews • Mei 12 2026

Tim Teknis PSDKP Sulbar saat melakukan kunjungan kerja ke Satwas SDKP Mamuju guna menyinkronkan patroli bersama dan menjaga ekosistem laut Sulbar.
Mamuju, IndigoNews | Langkah serius diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mengamankan kekayaan lautnya. Tim Teknis Bidang Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Sulbar menggelar kunjungan kerja resmi ke Satuan Pengawasan (Satwas) SDKP Mamuju, Senin (11/05/26), untuk memastikan wilayah perairan hingga 12 mil laut di enam kabupaten terjaga dengan ketat dan sesuai aturan.
Kepala Bidang Pengawasan PSDKP DKP Sulbar, Irwan Latif, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan pengejawantahan visi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Sekprov Junda Maulana dalam mendorong ekonomi berkelanjutan. Dengan pengawasan yang optimal, Pemprov Sulbar yakin iklim investasi perikanan akan semakin sehat karena adanya jaminan penegakan hukum yang konsisten bagi seluruh pelaku usaha.
Irwan menegaskan, wilayah 0 hingga 12 mil laut adalah kewenangan mutlak pemerintah provinsi. Oleh karena itu, penyamaan persepsi antara daerah dan pusat melalui Satwas SDKP menjadi hal yang krusial.
“Kami ingin Satwas SDKP Mamuju, sebagai mitra di lapangan, memiliki frekuensi yang sama dalam menjaga ketertiban usaha perikanan,” ujar Irwan Latif di sela-sela kunjungan tersebut.
Sebagai hasil dari pertemuan ini, kedua pihak menyepakati lima pilar kolaborasi strategis yang akan menjadi peta jalan pengawasan ke depan:
Penguatan Pengawasan SDKP: Memastikan kepatuhan aturan perikanan hingga batas 12 mil laut.
Patroli Bersama: Mencegah illegal fishing dan penanganan cepat terhadap mamalia laut terdampar.
Integrasi Data: Menyatukan data pembudidaya dan kapal penangkap ikan untuk pelayanan yang transparan.
Pengelolaan Konservasi: Menjaga kelestarian Taman Laut dan wilayah pesisir.
Keamanan Ekosistem: Menjaga stabilitas keamanan perairan demi produktivitas nelayan.
Koordinator Satwas SDKP Mamuju, Muh. Husyary, menyambut baik sinergi ini. Menurutnya, dukungan Pemprov Sulbar akan memperkuat posisi Satwas yang berada di bawah naungan Pangkalan PSDKP Bitung dalam menjalankan tugas di wilayah Sulawesi Barat. Ia menilai, pengawasan yang optimal akan menciptakan rasa aman bagi nelayan lokal maupun investor, sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir dapat meningkat secara stabil.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulbar, Safaruddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap koordinasi ini. Ia menekankan bahwa penguatan pengawasan adalah kunci agar sumber daya laut Sulbar tetap lestari untuk generasi mendatang.
Safaruddin berharap sinergitas ini menjadi model kolaborasi yang efektif untuk mewujudkan Sulawesi Barat sebagai pusat perikanan yang maju dan berkelanjutan di masa depan. (Adv)
Mamuju, IndigoNews | Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September semestinya tidak berhen...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyampaikan, Pencegahan intoleran...
Mamuju, IndigoNews | Personel Unit Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bergerak cepat mengamankan seor...
Mamuju, IndigoNews |Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi...
Mamuju, IndigoNews| Bidang Advokasi dan Hukum DPD JMSI Sulbar, Ahmad Udin, S.H. menyatakan kecaman k...
Mamuju, IndigoNews | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (S...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) membuka kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tam...
MAMUJU, IndigoNews | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) gelar rapat paripurna istimewa pengucapan sumpah dan...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memimpin pertemuan Forum Bupati se-Sulawesi Barat di Ruang Rapat Oval Lantai 3 Kanto...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menghadiri secara virtual pelaksanaan Analisis dan...
Jakarta, IndigoNews | Rawana Mandar adalah salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dari Suku Mand...

No comments yet.