IndigoNews • Nov 24 2024

Kantor Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sulawesi Barat ( Sulbar ).(Foto/Indigonews)
MAJENE,indigonews | Kejati Sulawesi Barat ( Sulbar ) mengaku penanganan korupsi Peruhsaan Umum Daerah ( Perumda ) Kabupaten Majene tertangani dengan serius, bahkan penangannya kasusnya sudah naik ke tahap penyelidikan.
Pesan penangan kasus korupsi Perumda Majene ini ditegaskan langsung oleh Penkum Kejati Sulbar, Asben. Dia mengaku, bahwa kasus di Perumda Majene ini telah ditemukan beberapa indikasi yang bisa mengarah adanya penyimpangan dan kerugian negara, sehingga dinaikan ke tahap penyelidikan.
“ Iya penanganan kasus ini sudah naik ke tahap penyelidikan pak, karena memang ada ditemukan indikasi dugaan penyimpangan dan masih berproses, “ singkat Asben kepada indigonews.co.id
Asben mengatakan bahwa penangan kasus korupsi Perumda Majene, sudah dilakukan setelah keluarnya surat perintah ( SP ) tugas klarifikasi atas perintah Kejati Sulbar.
Dari itu kata Asben, pihak intelijen Kejati Sulbar telah mengumpulkan foto copy dokumen milik Perumda Majene. Bahkan kata dia, masih ada beberapa yang dijanjikan oleh pihak Perumda akan diserahkan karena diperlukan untuk pembuktian, namun hingga saat ini belum kita dapatkan copy-annya.
“ Benar, Kejati Sulbar melalui bidang Intelijen berdasarkan surat perintah (SP) tugas Kepala Kejaksaan Tinggi Sulbar sedang melakukan proses klarifikasi kpd Jajaran Direksi Perumda AUM dalam Pengelolaan Dana PI periode 2023/2024,” kata Asben. Minggu 24/11/24
Lanjut kata mantan Kasi Pidum Kejari Majene itu, bahwa proses penanganan perkara ini masih berjalan dan ditangani dengan hati – hati. Pasanya. Sulbar termasuk Kabupaten Majene menghadapi Pilkada 2024.
“ Karena ini masih tahap Pilkada dengan dasar perintah pak jaksa Agung, untuk mendinginkan suasana pada tahapan Pilkada dengan menghentikan sementara waktu setiap proses penanganan kasus, ya di cooling down lah dulu, “ beber Asben.
Seperti diketahui, publik ribut soal adanya dugaan pencairan secara diam – diam dana kurang lebih 5 Miliar, milik Perumda Majene yang tidak jelas pertanggungjawabannya. Sejumlah kejanggalan tersebut membuat ketua atau Direktur baru akan membawa ke ranah hukum.
Pewarta indigonews : Habibur Khaliq.
Mamuju, IndigoNews | Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait Rancangan Peraturan Daera...
Jakarta, IndigoNews | Memperingati delapan dekade pengabdian kepada negeri, PT Bank Negara Indonesia...
Jakarta, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para kepala daerah se-Sulawesi ...
Bogor, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaska...
Mamuju, IndigoNews | Tim MF Taekwondo Mamuju sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergeng...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyorot...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga memimpin rapat evaluasi kinerja pembangunan daera...
Mamuju, IndigoNews | Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanaka...
MAMUJu,indigonews | Tidak ingin anaknya menjadi korban penganiayaan hingga pingsan oleh pelaku yang tak lain kakak kelasnya di SMP I Simboro Mam...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) hadiri maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pengurus Masjid Al-Quba Kasiwa, Mamuju...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Surya Yuliawan Sarifuddin menyampai...

No comments yet.