Mamuju, IndigoNews | Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Mamuju menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pertandingan karate di wilayah Sulawesi Barat.
Hal ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Penataran, Ujian, dan Refreshing Wasit Juri FORKI Sulawesi Barat yang berlangsung di wisma mala’bi Mamuju,pada Rabu (29/4/26).
Ketua FORKI Kabupaten Mamuju, Firmadi Abd Rahim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah krusial sebelum memasuki agenda kejuaraan besar yang dijadwalkan pada bulan Juni mendatang. Menurutnya, standar kualitas seorang wasit tidak bisa ditawar dalam organisasi FORKI.
Dalam keterangannya, Firmadi menekankan bahwa penunjukan wasit dan juri dalam sebuah kompetisi tidak boleh dilakukan secara asal. Ada aturan organisasi yang ketat yang mengharuskan setiap pengadil lapangan memiliki lisensi resmi.
“Kenapa aturannya di FORKI seperti itu? Karena kita tidak bisa asal menunjuk. Wasit harus mempunyai lisensi yang jelas. Inilah mengapa sebelum memulai kejuaraan di bulan Juni, kita wajib melaksanakan penataran terlebih dahulu,” ujar Firmadi.
Kegiatan penataran ini juga menjadi fondasi utama dalam menyambut gelaran Kejuaraan Gubernur yang akan datang. Firmadi menyebutkan bahwa kesuksesan sebuah turnamen sangat bergantung pada kesiapan teknis di lapangan, terutama dari sisi penjurian.
Agenda yang dilaksanakan di Sulawesi Barat ini terasa istimewa karena mendapat supervisi langsung dari tingkat pusat.
Perwakilan wasit nasional hadir untuk memberikan materi dan penilaian dalam ujian tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini bisa dihadiri oleh wasit dari tingkat nasional yang mewakili beliau (Pusat), dan PB FORKI juga turut serta memantau. Ini penting untuk memastikan bahwa peningkatan lisensi ini benar-benar sesuai dengan standar nasional,” tambah Firmadi.
Pewarta IndigoNews : Irham Siriwa
No comments yet.