IndigoNews • Jun 10 2026

Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, mengajak seluruh jajaran untuk semakin mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk meningkatkan efektivitas kerja, mempercepat proses administrasi, serta memperkuat akuntabilitas kinerja organisasi.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat evaluasi pemanfaatan teknologi informasi di Aula Pengayoman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Rabu (10/6). Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H), John Batara Manikallo, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, M. Tahir, beserta jajaran terkait.
Dalam arahannya, Saefur Rochim menekankan bahwa berbagai aplikasi dan sistem digital yang telah dikembangkan di lingkungan Kementerian Hukum harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai bagian dari upaya modernisasi birokrasi.
“Pemanfaatan teknologi informasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan dalam mendukung pelaksanaan tugas. Berbagai aplikasi yang tersedia harus digunakan secara optimal agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat, tepat, dan terukur,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat atau aplikasi, tetapi juga menyangkut perubahan pola pikir dan budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Menurutnya, keberhasilan implementasi teknologi informasi sangat bergantung pada kesiapan sumber daya manusia dalam memahami dan mengoperasikan berbagai sistem yang tersedia.
“Saya berharap seluruh jajaran terus meningkatkan kemampuan dan literasi digitalnya. Dengan kompetensi yang memadai, pemanfaatan teknologi informasi akan memberikan manfaat yang lebih besar bagi organisasi maupun masyarakat yang menerima layanan,” tambahnya.
Saefur Rochim juga menilai bahwa pengelolaan data dan informasi yang terintegrasi melalui sistem digital akan membantu organisasi dalam melakukan pengawasan, evaluasi, serta pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat.
Dengan dukungan teknologi yang dimanfaatkan secara optimal, berbagai proses kerja dapat berjalan lebih efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan organisasi. Selain itu, transformasi digital juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung reformasi birokrasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui kegiatan evaluasi tersebut, Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi digital serta memperkuat pemanfaatan teknologi informasi guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, profesional, dan berdaya saing.
Mamuju Tengah, IndigoNews | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ...
Mamuju, IndigoNews | Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak pidana dalam persp...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti Sosialisasi Pemanfaat...
Mamuju, IndigoNews | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju membuka peluang untuk me...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar tengah mempersiapkan peringatan ulang tahun Republik Indonesia k...
Mamuju, IndigoNews | Nasib naas dialami seorang warga asal Kabupaten Mamuju berinisial H. Ia harus m...
SULBAR, indigonews | Calon Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), dilaporkan ke Bawaslu Sulawesi Barat ( Sulbar ), atas dugaan terjadinya pelaksana...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim melaksanakan kunjungan k...
Sulbar, IndigoNews| Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Barat berhasil menyelamatkan generasi muda dari ancaman bahaya pen...
Mamuju, IndigoNews | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait dugaan tindak pidana penganiay...
Mamuju, IndigoNews | Mendapat laporan warga terkait adanya penghuni kost baru di lingkungan Tambi yang dicurigai sebagai pasangan kumpul kebo, B...

No comments yet.