IndigoNews • Nov 20 2024

Foto ilustrasi
MAMUJU, IndigoNews | Kecamatan Sampaga, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), menjadi pusat perhatian masyarakat terkait rencana pertambangan pasir yang saat ini memicu pro dan kontra di tengah warga.
Untuk itu, demi menjaga situasi tetap kondusif menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada), masyarakat di wilayah ini berharap adanya tindakan yang bijak dan transparan dari pihak-pihak terkait.
Sejumlah toko masyarakat dan juga pemerintah setempat meminta agar keterlibatan perwakilan DPRD Sulbar serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meninjau kembali lokasi serta izin pertambangan pasir yang diusulkan oleh perusahaan. Langkah ini dinilai sangat penting demi memastikan kegiatan pertambangan yang akan dilakukan tidak berdampak negatif terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Proses ini perlu dilakukan secara transparan dan melibatkan masyarakat, sehingga tidak ada lagi keresahan yang timbul akibat ketidakpastian izin pertambangan,” Ungkap Pemerintah Setempat Yusuf pada Rabu (20/11/2024).
Menurutnya, pihak pemerintah dan perwakilan legislatif memiliki peran penting untuk mengkaji ulang rencana tersebut dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga.
Sementara itu, pemerintah desa setempat Agus Salim mengungkapkan, harapannya agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak melakukan aksi yang dapat memperkeruh suasana.
“Kami ingin proses ini berjalan dengan damai dan mengedepankan dialog yang sehat antara masyarakat dan pihak perusahaan. Semua pihak perlu duduk bersama mencari solusi terbaik yang dapat menguntungkan semua,” tegasnya.
Pernyataan tersebut, sejalan dengan komitmen pihak perusahaan yang bersedia terbuka dalam berdialog dengan masyarakat setempat.
Manajer CV. Surya Stone Derajat Rasyid menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan bahwa proyek pertambangan pasir dapat berjalan sesuai aturan dan tanpa menimbulkan dampak yang merugikan.
Dengan adanya komitmen bersama ini, masyarakat di Kecamatan Sampaga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi selama proses peninjauan ulang berlangsung.
Upaya untuk mengedepankan dialog serta keterlibatan langsung dari pihak perwakilan DPR dan dinas terkait diharapkan dapat memberikan rasa aman dan kepastian bagi warga lainya. Terutama di masa menjelang Pemilukada yang rentan dengan isu-isu yang dapat memperkeruh situasi.
Masyarakat juga diminta untuk aktif memberikan masukan secara damai kepada pemerintah daerah dan pihak terkait agar segala kekhawatiran yang muncul dapat diatasi dengan solusi yang bijak dan tidak mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dengan demikian, proses pemilukada yang akan berlangsung dapat berjalan aman dan lancar, tanpa adanya gangguan yang diakibatkan oleh isu pertambangan pasir yang masih dalam tahap peninjauan dan penyelesaian.
Pemerintah setempat bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat didengar dan dipertimbangkan secara serius.
Pewarta IndigoNews : Ananda W.
Mamuju, IndigoNews | Warga dan pengguna jalan di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kec...
Mamuju, IndigoNews | Semangat kemerdekaan terus dikobarkan. Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SD...
Mamuju, IndigoNews | Aliansi Pemuda Peduli Keadilan (APPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas...
Pinrang, IndigoNews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanud...
Mamuju, IndigoNews | Polresta Mamuju menggelar konferensi pers terkait keberhasilan penangkapan sala...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Program ...
Pasangkayu, IndigoNews | Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat tata kelola pemerintahan daerah melalui fasilitasi penegas...
SULBAR, indigonews | Sejumlah Kepala Desa ( Kades ) mengaku merasa resah atas dugaan kata ancaman yang diduga dilayangkan oleh panitia bimbingan...
MAJENE, IndigoNews | Pemprov Sulawesi Barat kolaborasi Pemkab Majene melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah, Selasa 11 Februar...
Majene, IndigoNews | Kejaksaan Negeri Majene resmi menahan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kapal penangkap ikan di Dina...

No comments yet.