IndigoNews • Mar 24 2025

RSUD Kab. Majene. (FOTO/MEDICASTORE)
MAJENE, indigonews | Efek kekurangan obat – obatan di RSUD Kabupaten Majene, sejumlah medis termasuk dokter dikabarkan ancam melakukan mogok kerja.
Hal ini, diketahui dengan adanya surat undangan beredar di media whatsapp. Dalam isi surat tersebut, terdapat beberapa poin yang akan menjadi pokok pembahasan pada rapatnya, salah satunya kekurangan obat.
Bukan hanya itu, diduga pihak manajemen tidak peduli ketersediaan obat-obatan yang dibutuhkan OK atau kamar operasi.
Surat Komite Medik perihal undangan rapat bernomor 02/KM/III/2025 tanggal 20 Maret 2025. Tertera nama ketua tenaga medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten Majene, bernama dr. Zulfatmah mengundang kepala rumah sakit, kepala bagian, kepala bidang, dokter baik umum maupun spesialis hingga bendahara pengeluaran untuk menghadiri rapat.
Akibatnya, para petugas yang diundang ancam melakukan penghentian mulai tanggal 24 Maret 2025. Dan pelayanan pasien akan kembali normal sampai semua obat yang biasa digunakan di rumah sakit kembali tersedia ( Ready ).
“Penghentian pelayanan pasien mulai pada tanggal 24 Maret sampai semua obat yang biasa digunaKan RSUD Majene ready kembali” salah satu poin materi surat perihal undangan rapat.
Terkait undangan rapat serta adanya arahan ancaman mogok kerja, Ketua Tenaga Medik RSUD Majene dr. Zulfatmah, kepada indigonews.co.id dirinya membantah dengan adanya undangan yang beredar ditujukan ke beberapa pihak pejabat rumah sakit. Ia mengaku jika surat itu tidak tahu siapa yang buat.
“Saya tidak tahu itu pak, siapa yang tanyaki.? Tidak pernah saya bikin itu surat.” Kata Zulfatmah saat dihubungi lewat via whatsapp, minggu, 23/03/25.
Zulfatmah juga menjelaskan, surat undangan yang beredar, diduga ada yang memalsukan tanda tangan dirinya.
“Mungkin ada yang palsukan tanda tanganku, tunggu dulu pak, saya mau telpon dulu teman-teman, kenapa ada seperti itu.” Jelas ketua komite medik RSUD Majene.
Seperti diketahui, surat undangan tersebut dibuat pada hari sabtu tanggal 22 maret 2025 dan undangan rapat akan dilaksanakan pada hari sabtu tanggal 22 maret 2025. Dalam surat itu, terlihat ditandatangani langsung dr. Zulfatmah, yang juga sebagai komite medik RSUD kabupaten Majene.
Pewarta indigonews : Sapruddin
Majene, IndigoNews | Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Majene kini...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Majene, IndigoNews | Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, mulai dilirik sebagai salah satu titik pe...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menega...
Majene, IndigoNews | Suasana duka menyelimuti Lingkungan Puccawa, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malun...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat non ma...
POLMAN, indigonews | Dugaan kasus pungutan liar ( Pungli ), mencuat setelah salah seorang Fasilitator Anak atau pendamping, menerima keluhan dar...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) resmi melepas 21 siswa terbaik dari Sekolah Menengah Kej...
Mamuju, IndigoNews | Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga menghadiri Wisuda Universitas Terbuka Majene Periode 1 Tahun 2025, di Ballroom Grand ...
PASANGKAYU,indigonews | Seorang perempuan 40 tahun inisial A, asal kota Palu, harus meringkuk di sel tahanan Polres Pasangkayu setelah rencana n...

No comments yet.