IndigoNews • Feb 07 2025

Aliansi mahsiswa Kondosapata mamasa menggelar demo didepan pintu masuk Kejati Subar.(Foto/ Net)
MAMASA, indigonews | Massa aksi asal Kabupaten Mamasa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Kondosapata (GMK) Kabupaten Mamasa, dengan tegas meminta kepada Kejati Sulbar, agar mantan Bupati Mamasa diperiksa. Kamis kemarin 6/2/25
Salah Satu alasan diminta agar Bupati Mamasa diperiksa adalah diduga biang dari defisit mencapai kurang lebih 300 Miliar.
Wawan koordinator aksi kepada sejumlah media mengatakan, bahwa penyebab carut marutnya Kabupaten Mamasa akhir – akhir ini sangat merugikan masyarakat Mamasa. Dimana anggaran yang seyogyanya bisa berjalan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Mamasa, namun yang terjadi, sejumlah persoalan timbul dan berdampak pada defisit berkepanjangan.
“ Kami sangat mengharapkan Kejati Sulbar, bisa fokus ke Mamasa untuk melakukan investigasi hukum. Karena kenapa, kami sudah tidak lagi mengharapkan dari Kejari Mamasa, untuk menegakan hukum di Mamasa, karena mereka tidak melaksanakan tugas sebagai mestinya. Kami mengharapkan Kejati, membuat tim untuk memeriksa beberapa oknum yang kami duga. Dan besar kemungkinan penyebab defisit daerah kami ini, “ harap Wawan.
Sejumlah tuntutan yang disuarakan Wawan di depan kantor Kejati Sulbar sembari bakar ban bekas. Selain meminta mantan Bupati Mamasa diperiksa, juga meminta agar Kejati memeriksa mantan Sekda Mamasa dan beberapa proyek dinas seperti Dinas PU, Dinas Kesehatan dan Dinas PMD. Massa aksi juga menduga adanya culas permainan culas sejumlah proyek pada dinas tersebut diduga menjadi penyebab defisit Pemda Mamasa.
“ Kami menuntut kepada Kejati Sulbar, memeriksa mantan Sekda Mamasa, termasuk proyek – proyek yang ada di Dinas PU, Dinas Kesehatan dan Dinas PMD. Kami menduga instansi – instansi ini adalah diduga penyebab defisit daerah Mamasa, “ pungkasnya.
Pewarta indigonews : Habibur Khaliq
Mamuju, IndigoNews | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Mamuju bergerak sigap mendatangi tempat ke...
Mamuju, IndigoNews | Tim Unit Reaksi Cepat (URC) bersama Tim Resmob Polresta Mamuju berhasil meringk...
Mamuju, IndigoNews | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju kembali menunjukkan komitmennya dalam m...
Mamuju, IndigoNews | Personel gabungan piket fungsi Polresta Mamuju yang dipimpin langsung oleh Pama...
Mamasa, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju, IndigoNews | Personel Polsek Tommo Polresta Mamuju respons cepat dalam menangani laporan mas...
Mamuju, IndigoNews | Semangat kemerdekaan terus dikobarkan. Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) didampingi Sekretaris Provinsi Sulbar Jun...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, memberikan dukungan moral dan semangat tinggi kepada para atlet MF Taekwondo yang te...
Mamuju, IndigoNews| Peresmian Masjid Baharuddin Lopa ( Pendekar Hukum ) di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat berlangsung khidm...
MATENG, indigonews | Seorang wanita yang tak lain pemilik toko Makassar Jaya Elektronik Topoyo, ditemukan tewas dalam rumahnya di pasar lama Top...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan bahwa pelaksanaan Penilaian Kompetensi Tek...

No comments yet.