BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • DPC GMNI Mamuju Tengah Soroti Dugaan Kriminalisasi Petani dan Warga Adat Budong-Budong

    Jul 25 2026

    Mamuju Tengah, IndigoNews | Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju Tengah menyatakan keprihatinan mendalam atas proses hukum yang kini menjerat sejumlah petani dan warga adat Budong”, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah.

    Ketua DPC GMNI Mamuju Tengah, Gibran AP, mengatakan bahwa berdasarkan informasi dan keterangan yang dihimpun dari masyarakat, lahan yang menjadi objek sengketa telah lama dikelola oleh petani dan masyarakat adat. Persoalan kemudian muncul setelah adanya klaim dari pihak lain terhadap lahan tersebut hingga memicu konflik.

    Menurut Gibran, persoalan itu sebelumnya telah difasilitasi melalui mediasi di Polsek. Dalam mediasi tersebut, para pihak disebut telah menyepakati bahwa tidak ada pihak yang diperbolehkan melakukan aktivitas ataupun menggarap lahan sebelum sengketa diselesaikan.

    Namun, berdasarkan keterangan masyarakat yang diterima DPC GMNI Mamuju Tengah, kesepakatan tersebut diduga tidak dijalankan. Aktivitas penanaman tetap dilakukan di atas lahan yang masih disengketakan sehingga memicu kemarahan petani dan masyarakat adat yang merasa hak-haknya diabaikan. Peristiwa itu kemudian berujung pada dugaan pengrusakan dan berakhir dengan laporan pidana terhadap sejumlah warga.

    “Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun hukum harus melihat rangkaian peristiwa secara utuh, bukan hanya akibat yang terjadi. Jangan sampai masyarakat yang sejak awal menempuh jalur penyelesaian melalui mediasi justru menjadi pihak yang dikriminalisasi,” tegas Bung Gibran AP.

    DPC GMNI Mamuju Tengah meminta Polres Mamuju Tengah mengusut secara menyeluruh akar persoalan, termasuk dugaan pelanggaran terhadap hasil mediasi yang sebelumnya telah disepakati para pihak. Menurut GMNI, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan berkeadilan agar tidak menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

    Selain mengawal proses hukum yang sedang berlangsung, DPC GMNI Mamuju Tengah juga menyatakan akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang diduga menjadi penyebab utama konflik tersebut.

    “Kami tegaskan bahwa DPC GMNI Mamuju Tengah akan melakukan pelaporan balik terhadap beberapa oknum yang kami duga terlibat dalam upaya perampasan tanah adat dan lahan garapan kelompok tani. Kami akan menempuh seluruh jalur hukum yang tersedia untuk memastikan hak-hak masyarakat adat dan petani memperoleh perlindungan hukum. Tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum atau memanfaatkan proses hukum untuk menguasai hak-hak masyarakat,” ujar Gibran.

    GMNI Mamuju Tengah juga mendesak Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, DPRD, serta instansi terkait untuk segera turun tangan menyelesaikan konflik agraria tersebut secara adil dan transparan demi mencegah konflik sosial yang lebih luas.

    Sebagai organisasi yang berpihak kepada rakyat kecil dan berlandaskan nilai-nilai Marhaenisme, DPC GMNI Mamuju Tengah menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga seluruh proses hukum berjalan secara adil, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi petani serta masyarakat adat.

    “Tanah adalah sumber kehidupan masyarakat. Kami tidak akan tinggal diam apabila hak-hak petani dan masyarakat adat dirampas. DPC GMNI Mamuju Tengah akan berdiri di garis terdepan untuk memperjuangkan keadilan melalui jalur hukum dan konstitusi.”

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    DPMPTSP Sulbar Fasilitasi Penyelesaian P...

    by Sep 19 2026

    Mamuju, IndigoNews |Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi...

    Bidang Advokasi dan Hukum JMSI Sulbar, S...

    by Sep 18 2026

    Mamuju, IndigoNews| Bidang Advokasi dan Hukum DPD JMSI Sulbar, Ahmad Udin, S.H. menyatakan kecaman k...

    Peringatan Maulid di Rujab Sulbar, Suhar...

    by Sep 16 2026

    Mamuju, IndigoNews | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (S...

    Biro PBJ Setda Sulbar Perkuat Pengendali...

    by Sep 13 2026

    Mamuju, IndigoNews | Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawe...

    Bakar Sampah hingga Merembet, 3 Orang di...

    by Sep 09 2026

    Mamuju, IndigoNews |Menindaklanjuti maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di se...

    Potensi Sawit Sulbar Besar, Pemprov Foku...

    by Sep 09 2026

    Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong peningkatan kap...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Kemenkum Sulbar Bekali Peserta Magang dengan Pe...


    Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Saefur Rochim, menegaskan pentingnya stra...

    31 Mar 2026

    GP Ansor Sulbar Siap Bangun Daerah dan Kaderisa...


    Mamuju, IndigoNews| M. Khalil Gibran, SH resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Barat. Pelantika...

    22 Jun 2025

    Silaturahmi ke Lanal Mamuju, Pj Bahtiar Beri Pe...


    MAMUJU, IndigoNews | Diakhir masa jabatannya, Pj Gubernur Sulawesi Barat, Bahtiar Baharuddin menyempatkan diri bersilaturahmi dan mengunjungi Pa...

    14 Feb 2025

    Pj Ketua PKK Sulbar Hadiri Simulasi Makan Gizi ...


    PASANGKAYU, indigonews | Didampingi Pj Gubernur Sulbar Bahtiar Baharuddin, Pj Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sulbar Ny Sofha Ma...

    11 Nov 2024

    Kemenkum Tegaskan Peran Tridharma dalam Pelayan...


    Mamuju, IndigoNews | Perguruan tinggi bukan sekadar pusat pengembangan ilmu, melainkan pilar utama dalam membangun sistem hukum yang berpihak pa...

    29 Jan 2026

    Beritasatu

    back to top