BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Festival Jiwa Wastra
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Pemprov Sulbar
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • Ketika Pelindung Menjadi Predator: “Rumah Tak Lagi Aman Bagi Anak di Mamuju

    Apr 25 2026

    Mamuju, IndigoNews | April 2026 di Mamuju seolah menyisakan yang begitu dalam dan sama berulang, sunyi, dan menyayat. Satu per satu kasus kekerasan seksual terhadap anak terungkap, menghadirkan kenyataan pahit bahwa ruang yang seharusnya paling aman untuk anak adalah rumah dan keluarga, tapi inilah yang justru menjadi tempat terjadinya kejahatan paling keji.

    Dalam beberapa pekan terakhir, Polresta Mamuju mengungkap sejumlah kasus yang pola dan pelakunya nyaris serupa: orang terdekat korban. Ada ayah tiri, bahkan ayah kandung, (ahh bejat sekali). Figur yang selama ini dipercaya sebagai pelindung untuk mereka yang lemah bukan orang asing di jalan gelap, melainkan sosok yang hidup satu atap dengan korban.

    Kasus yang mengungkap seorang pria paruh baya yang diduga mencabuli dua anak tirinya. Modusnya sederhana, bahkan tampak “biasa”: mengajarkan mengendarai sepeda motor. Namun di balik itu, terselip niat bejat yang memanfaatkan kepolosan anak. Sentuhan yang seharusnya melindungi, berubah menjadi pelecehan.

    Kasus lain jauh lebih memilukan.

    Seorang ayah tiri diduga memperkosa anak sambungnya sejak usia korban masih 12 tahun. Kekerasan itu berlangsung bertahun-tahun, disertai ancaman dan tekanan psikologis. Korban memilih diam bukan karena tidak ingin bicara, tetapi karena takut, tertekan, dan terjebak dalam situasi keluarga yang rapuh. Kini, luka itu tak hanya membekas secara batin, tetapi juga secara fisik: korban diketahui dalam kondisi hamil.

    Belum selesai di situ, kasus yang sama kembali mengguncang. Seorang ayah kandung diduga menyetubuhi anaknya sendiri yang masih berusia 13 tahun.

    Peristiwa ini terungkap bukan karena laporan langsung, melainkan karena perubahan sikap korban yang akhirnya memancing kecurigaan keluarga. Di balik pengakuannya, tersimpan ancaman yang selama ini membungkamnya.

    Rangkaian peristiwa ini bukan sekadar berita kriminal. Ini adalah potret kegagalan kita bersama dalam melindungi anak-anak.

    Ada ketakutan yang tak terdengar, ada trauma yang tak terlihat, dan ada keheningan yang terlalu lama dibiarkan.

    Yang paling mengkhawatirkan adalah pola yang berulang: Pelaku adalah figur dominan dalam keluarga, sementara korban adalah anak yang secara usia, ekonomi, dan psikologis tidak memiliki daya untuk melawan. Dalam situasi seperti ini, diam sering kali menjadi satu-satunya pilihan yang dirasa aman, meski sebenarnya menyiksa.

    Komitmen aparat tentu patut diapresiasi. Penangkapan demi penangkapan menunjukkan bahwa hukum masih berjalan. Namun, penindakan saja tidak cukup. Pencegahan harus menjadi prioritas bersama.

    Lingkungan sekitar harus lebih peka. Perubahan perilaku anak menjadi pendiam, murung, atau ketakutan tidak boleh diabaikan. Sekolah, tetangga, hingga keluarga besar memiliki peran penting sebagai “mata kedua” yang bisa melihat tanda-tanda kekerasan.

    Di sisi lain, keberanian korban untuk berbicara harus didukung sepenuhnya. Mereka tidak hanya membutuhkan perlindungan hukum, tetapi juga pendampingan psikologis dan jaminan masa depan. Stigma dan tekanan sosial justru sering menjadi penghalang terbesar bagi korban untuk mencari keadilan.

    April ini memberi pesan yang sangat jelas: kekerasan seksual terhadap anak bukan lagi kasus yang tersembunyi, tetapi sudah menjadi alarm keras bagi kita semua.

    Mamuju tidak sedang baik-baik saja. Namun dari luka ini, harus lahir kesadaran bersama bahwa melindungi anak bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

    Penulis : Baiq Sukma Widiawati (Jurnalis)

    Editor : Irham Siriwa

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    Temuan BPK Rp2 M, Kejati Periksa 10 Angg...

    by Apr 25 2026

    Polewali Mandar, IndigoNews| Aroma dugaan penyimpangan anggaran di lingkup Sekretariat Dewan Perwaki...

    Gubernur Ajak KBPP Polri Sulbar Ambil Pe...

    by Apr 25 2026

    MAMUJU, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menghadiri musyawarah daerah II Keluarga B...

    Mobile IPC HUT KI Sedunia, Kemenkum Sulb...

    by Apr 22 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampa...

    Kemenkumham Sulbar Gandeng Disporarekraf...

    by Apr 22 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim menegaskan bahwa peringata...

    Kemenkum Sulbar dan STAIN Majene.Perkuat...

    by Apr 22 2026

    Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa ...

    Jadi Tim Verifikasi Bantuan Keuangan Par...

    by Apr 21 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Gubernur SDK dan Rival Pilkada Bersatu, Berikan...


    MAMUJU, Indigonews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menerima kunjungan dari salah seorang tokoh politik Sulbar, Andi Ibra...

    30 Apr 2025

    Baru 23 Persen Desa Ajukan Usulan, ESDM Sulbar ...


    Mamuju, IndigoNews | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat mengajak pemerintah kabupaten hingga desa untuk lebih p...

    30 Jan 2026

    Gubernur Sulbar Tekankan Ekonomi Rakyat dalam S...


    Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (T...

    10 Mar 2026

    Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Sulbar Sosialisa...


    Mamuju, IndigoNews | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Sosialisasi dan Simulasi Evakuasi Man...

    16 Des 2025

    Kanwil Kemenkum Sulbar Genjot Kualitas Paralega...


    Mamuju, Indigonews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa program pembentukan Pos ...

    03 Feb 2026

    Beritasatu

    back to top
    error: Content is protected !!