IndigoNews • Jul 13 2025

Tabung gas 3 Kg berlabel subsidi.(F/Pertamina)
Mamuju, IndigoNews | Anggota DPRD Kabupaten Mamuju, Arnol Topo Sujadi, mengungkapkan keresahannya terhadap persoalan distribusi LPG 3 kg bersubsidi di wilayah Kecamatan Bonehau dan Kalumpang. Dalam wawancaranya, ia menyebut adanya “pangkalan siluman” yang beroperasi tanpa pengawasan memadai dari pihak agen.
“Ada pangkalan siluman LPG 3 kg di Kecamatan Bonehau yang sudah berapa tahun beroperasi tapi agen sepertinya abai dan lalai dalam pengawasan. Seperti contoh di Desa Banuada, Desa Hinua, Desa Tamalea, di 3 desa ini sama sekali tidak ada pangkalan LPG 3 kg terlihat tapi anehnya LPG 3 kg ada di kios-kios terjual,” ungkap Arnol.
Menurutnya, kondisi ini merugikan masyarakat karena harga LPG yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dan tata kelola tabung yang semrawut. Ia menegaskan bahwa agen sebagai penanggung jawab harus segera melakukan pengecekan dan perbaikan.
“Belum lagi di Kecamatan Kalumpang. Dari 13 desa semua ada pangkalan terdaftar atas nama desa tersebut, tapi sama dengan Bonehau, pangkalan tersebut tidak ada di desa. Masyarakat masih membeli tabung 3 kg di kios dan pedagang pasar jalan yang datang setiap pasar. Itupun menurut keterangan Kepala Desa Limbong yang mengabari saya, dijual secara sembunyi-sembunyi,” tambahnya.
Arnol menyatakan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Dinas Perdagangan terkait izin pangkalan, namun pihak dinas menyebut bahwa izin pangkalan dikeluarkan oleh agen, sedangkan dinas hanya memberikan rekomendasi atas usulan masuk.
“Jadi saya berharap agen dan pangkalan bisa ditertibkan dan kalau perlu izin agen ini dicabut saja kalau tidak bisa becus mengelola dan menyalurkan LPG 3 kg subsidi yang merupakan hak orang miskin yang harus tepat sasaran,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa harga LPG 3 kg di daerah pemilihannya sangat tinggi.
“Bahkan harga LPG di dapil Bonehau tembus di harga 35-50 ribu, kalau di Kalumpang tembus 60 ribu per tabung 3 kg,” pungkas Arnol Topo Sujadi.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
Polewali Mandar, IndigoNews | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali menyampaikan hasil p...
Mamuju, IndigoNews | Seorang pria berinisial FDK (30) terpaksa harus berurusan dengan hukum setelah ...
Mamuju, IndigoNews | Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Manakarr...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menilai ...
Mamuju, IndigoNews | Badan Gizi Nasional (BGN) resmi digugat oleh pemilik dua dapur program Makan Be...
MAMUJU, IndigoNews | Sebanyak 41 petugas keamanan (satpam) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) tera...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan bahwa layanan kekayaan intelektual harus b...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menggelar diseminasi kekayaan intelektual (KI) di Wisma Bahari Indah...
Mamuju, IndigoNews | Personel BKO Brimob Polda Sulbar yang melaksanakan patroli rutin di kawasan perkebunan PT. MUL mengamankan tiga pria yang d...
Mamuju, IndigoNews | Semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin terasa di Polresta Mamuju. Kapolresta Mamuju Kombes Pol Ferdyan Indra Fahmi didampi...

No comments yet.