BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • 326 Kasus Kematian Bayi, Sulbar Perkuat Audit Maternal Perinatal

    Mar 03 2026

    Mamuju, IndigoNews | Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan Evaluasi Penurunan Kematian Ibu dan Bayi melalui Audit Maternal Perinatal Surveillance and Response (AMPSR) yang dilaksanakan pada 2–4 Maret 2026 di Grand Maleo Hotel Mamuju.

    Upaya ini sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam mewujudkan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, khususnya melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan layanan kesehatan yang responsif serta berkeadilan.

    Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Marintani Erna Dochri, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa evaluasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat upaya percepatan penurunan kematian ibu dan bayi di Sulawesi Barat.

    “Berdasarkan data tahun 2025, tercatat sebanyak 326 kasus kematian bayi dan 36 kasus kematian ibu di Provinsi Sulawesi Barat, pada kasus kematian bayi, penyebab terbesar didominasi oleh gangguan perinatal dan prematuritas. Sementara pada kematian ibu, faktor utama yang menjadi perhatian adalah perdarahan postpartum, hipertensi dalam kehamilan, serta komplikasi obstetri lainnya,” ungkap dr. Marintani.

    Evaluasi melalui pendekatan AMPSR dilakukan untuk mengidentifikasi faktor risiko, celah pelayanan, serta merumuskan langkah respons yang lebih cepat dan tepat di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

    Fokus pembahasan dalam kegiatan ini antara lain penanganan perdarahan postpartum dan tata laksana eklampsia sebagai penyebab dominan kematian ibu, serta penguatan pelayanan neonatal esensial untuk menekan kematian bayi.

    Dalam arahannya, dr. Marintani menekankan bahwa setiap kasus kematian ibu dan bayi harus menjadi pembelajaran bersama.

    “Setiap kematian ibu dan bayi tidak boleh dipandang sebagai angka semata, tetapi sebagai evaluasi sistem pelayanan. AMPSR harus menjadi instrumen perbaikan berkelanjutan, mulai dari deteksi dini, rujukan tepat waktu, hingga penanganan kegawatdaruratan yang sesuai standar,” tegasnya.

    Kegiatan ini melibatkan unsur Dinas Kesehatan kabupaten, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi, serta tim teknis kesehatan ibu dan anak. Melalui diskusi kasus dan analisis mendalam, diharapkan lahir rekomendasi konkret yang dapat langsung diimplementasikan di lapangan.

    Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa melalui evaluasi AMPSR ini, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak secara komprehensif, terintegrasi, dan berbasis data, demi memastikan setiap ibu melahirkan dengan selamat dan setiap bayi mendapatkan awal kehidupan yang sehat.

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    Kemenkum Sulbar Bahas Hasil Analisis Sej...

    by Jun 08 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menggelar Rapat Pembahasan Hasi...

    Kemenkum Sulbar Dukung Penguatan Peran A...

    by Jun 08 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...

    Kemenkum Sulbar Dorong Penguatan Kepemim...

    by Jun 08 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...

    Kemenkum Sulbar dan Unsulbar Bangun Kerj...

    by Jun 08 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...

    Kemenkum Sulbar Minta Notaris Jaga Keper...

    by Jun 08 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...

    Kemenkum Sulbar Dorong Penguatan Pengawa...

    by Jun 08 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Kabid TK Mamuju Sebut Lokasi TK Pembina Dibayar...


    MAMUJU, indigonews | Polemik dugaan penyerobotan lahan sekolah di Kabupaten Mamuju, yang berujung disegelnya bangunan TK Pembina yang berada di ...

    22 Nov 2024

    Kemenkum Sulbar Berhasil Antar IG Garam Majene ...


    Majene, 12 Februari 2026 – Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Garam Kristal Majene menyampaikan apresiasi kepada Kantor Wilayah...

    12 Feb 2026

    Dorong Ekonomi Daerah, Kemenkum Sulbar Perkuat ...


    Mamuju,  IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyebut sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pertu...

    02 Apr 2026

    Kemenkum Sulbar Lakukan Monev Kinerja, Pantau S...


    Mamuju, IndigoNews | Kakanwil Kemenkum Sulbar mengajak jajarannya untuk terus memperkuat koordinasi, disiplin, dan kualitas pelaksanaan tugas gu...

    29 Mei 2026

    Bapenda Sulbar Turunkan Tim, Kendaraan Nunggak ...


    Mamuju, IndigoNews  | Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga konsistensi pengelolaan...

    17 Apr 2026

    Beritasatu

    back to top
    error: Content is protected !!