Pasangkayu, Indigonews | Panen perdana tanaman katuk yang ditanam di sela-sela tanaman pisang kapendis berlangsung sukses di Desa Pedanda, Kecamatan Pasangkayu, Minggu (25/1/2026). Kegiatan panen ini dilakukan bersama pemilik green house yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Pedanda Pasangkayu.
Katuk dikenal sebagai tanaman pangan yang memiliki banyak manfaat dan dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan. Selain bernilai gizi tinggi, katuk juga telah menjadi salah satu komoditas yang memiliki peluang pasar luas, baik di dalam negeri maupun untuk kebutuhan ekspor ke luar negeri.
Ketua Komunitas Katuk Indonesia (KKI), Sri Purnomo, yang ditemui di sela-sela kegiatan panen perdana tersebut menjelaskan bahwa katuk memiliki potensi besar dalam membantu meningkatkan perekonomian petani.
“Katuk ini sangat menjanjikan. Proses panennya ringan, masa panennya singkat, dan tanaman ini mudah tumbuh. Bahkan bisa ditanam di sela-sela tanaman lain tanpa mengganggu tanaman utama,” jelasnya.
Ia menambahkan, budidaya katuk sangat cocok dikembangkan oleh petani karena tidak membutuhkan perawatan yang rumit serta memiliki nilai jual yang stabil.
Pada tahun 2026 ini, masyarakat Desa Pedanda Pasangkayu telah menyiapkan lahan seluas setengah hektare untuk pengembangan tanaman katuk. Sebagai langkah awal, pada bulan ini akan dilakukan penanaman sebanyak 30.000 bibit katuk di lahan yang telah disiapkan oleh BUMDes Pedanda Pasangkayu.
Program ini diharapkan menjadi terobosan baru dalam penguatan ekonomi desa serta membuka peluang kerja dan peningkatan pendapatan bagi masyarakat setempat.
Pewarta IndigoNews : Nasaruddin Bani
No comments yet.