IndigoNews • Mar 04 2026

Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, meminta seluruh Kelompok Kerja (Pokja) Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) agar benar-benar memastikan pemenuhan data Lembar Kerja Evaluasi (LKE) sesuai yang ditetapkan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Pemenuhan Data Dukung Zona Integritas (ZI) Pokja Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Kualitas Pelayanan Publik yang digelar pada Rabu (4/3/2026) di Ruang Baharuddin Lopa.
Dalam arahannya, Saefur Rochim menegaskan bahwa pemenuhan data dukung bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Pastikan setiap data dukung yang diunggah benar-benar sesuai dengan substansi yang dipersyaratkan dalam LKE. Lengkapi dengan catatan penjelasan yang menggambarkan implementasi nyata di lapangan,” tegasnya.
Ia juga meminta Bagian Tata Usaha dan Umum untuk aktif memantau progres, para Kepala Divisi melakukan pengawasan melekat, serta seluruh tim bekerja secara terstruktur dan terkoordinasi.
“Sehingga, seluruh eviden yang disampaikan tidak hanya lengkap secara dokumen, tetapi juga mencerminkan kualitas dan keberlanjutan pelaksanaan Reformasi Birokrasi,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, menilai bahwa sinergi dan komunikasi intensif antar-Pokja menjadi kunci utama dalam memastikan pemenuhan data dukung berjalan optimal.
Menurutnya, kolaborasi yang solid akan membantu setiap Pokja mengetahui perkembangan masing-masing area perubahan serta mengidentifikasi kekurangan sejak dini.
“Koordinasi yang baik akan menghasilkan pemenuhan data yang komprehensif dan selaras dengan target pembangunan ZI menuju WBK/WBBM,” ujarnya.
Rapat tersebut juga diisi dengan pemaparan perkembangan data dukung dari masing-masing Pokja. Ketua Pokja V menyampaikan adanya kendala pada komponen laporan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang memerlukan koordinasi lebih lanjut dengan BPKP. Sementara itu, Pokja VI melaporkan perkembangan pemenuhan data pada area pelayanan publik, termasuk sejumlah tantangan teknis yang tengah diupayakan penyelesaiannya.
Melalui rapat ini, Kanwil Kemenkum Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pembangunan Zona Integritas secara terarah, terukur, dan berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang bersih dan melayani.
Mamuju, IndigoNews | Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Terkait Tindak pidana dalam persp...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti Sosialisasi Pemanfaat...
Mamuju, IndigoNews | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju membuka peluang untuk me...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar tengah mempersiapkan peringatan ulang tahun Republik Indonesia k...
Mamuju, IndigoNews | Nasib naas dialami seorang warga asal Kabupaten Mamuju berinisial H. Ia harus m...
Mamuju, IndigoNews | Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju, Dicky, meminta...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulbar), Sunu Tedy Maranto, membuka secara resmi ...
Mamuju, IndigoNews| Kadiv P3H Kanwil Kemenkum Sulbar, John Batara Manikallo, menegaskan bahwa Ranperbup Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah...
Mamuju, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat terus mendorong penguatan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI), khususnya ...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa proses harmonisasi peraturan daerah...
Mamuju, IndigoNews | Jembatan gantung yang menghubungkan dua kelurahan, yakni Kelurahan Mamunyu dan Kelurahan Binanga, hingga kini masih menjadi...

No comments yet.