IndigoNews • Nov 01 2024

Rizki Tona terlihat berbincang dengan salah seorang Intelijen Kejati Sulbar.(Foto/Rizki)
MAMASA,indigonews | Proyek PEN yang bersumber dari dana pinjaman Pemprov Sulbar, di Kabupaten Mamasa, dilaporkan di Kejati Sulbar.
Bau amis yang beraroma korupsi pada proyek PEN di Mamasa yang dikabarkan habiskan puluhan Miliar itu, menjadi dasar laporan oleh sejumlah tokoh pemuda asal Kabupaten Mamasa. Baru – baru ini.
Rizkul Tona salah satu ketua gerakan Mahasiswa Mamasa, mengatakan proyek PEN yang diduga bermasalah ini adalah proyek jalan yang dikerjakan oleh sejumlah perusahaan dan diduga dikerjakan asal – asalan.
Hal inilah kata dia, menjadi dasar untuk membuat aduan di kantor Kejati Sulbar, dengan berharap agar pihak penegak hukum bisa membongkar dugaan kasus korupsi pada proyek PEN ini.
“ Berdasarkan adanya laporan kami, tentu kami meminta Kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat untuk segera mendalami pengelolaan proyek di Kabupaten Mamasa seperti Dana PEN dan Dana DAK, “ kata Rizkul kepada indigonews.co.id
Rizkul menilai, sejumlah proyek, baik yang dibiayai APBN hasilnya tidak maksimal dan dinilai sangat merugikan masyarakat sebagai pengguna. Salahsatunya kata dia adalah proyek pekerjaan aspal jalan poros Mambi – Talippuki dan jalan poros Uhailanu – Ralleanak.
“ Proyek PEN yang menyerap ratusan Miliar ini tentu sangat merugikan rakyat dan tidak dikelolah dengan baik. Ada beberapa proyek PEN yang mangkrak kami dan kami anggap tidak dikelola dengan baik, “ungkapnya.
Dia menyebutkan, semuanya ini menelan anggaran yang cukup besar tapi fakta dilapangan tidak sesuai pekerjaan dengan besaran anggaran yang dihabiskan. Masih dia, dengan adanya duan ini meminta kepada Kejati Sulbar untuk tidak diam. Harus kata dia, melakukan pendalaman atas aduan yang dilayangkan tersebut.
“ Terkait proyek PEN di Mamasa, kami telah adukan di Kejati Sulbar. Kami berharap Kejati Sulbar turun langsung melakukan pendalaman agar menemukan perbuatan melawan hukum alias dugaan korupsinya,” tegas pemuda Mamasa ini.
Mamuju, IndigoNews | Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa dan Polew...
Mamasa, IndigoNews | Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat terus menggenjot peni...
Mamasa, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meresmikan ruas jalan Urekang–Mambi ya...
Mamasa, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat, Saefur Rochim...
Mamasa, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamasa, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kanwil Kemenkum Sulbar)...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa negara hadir untuk memastikan selur...
MAMUJU, Indigonews | Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun yang masih duduk di bangku kelas 4 SD melaporkan kasus pemerkosaan yang menimpanya...
Mamuju, IndigoNews | Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Neger...
Pasangkayu, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membagikan sebanyak 700 paket Ramadan kepada masyarakat Kabupaten Pasangkayu sebag...
MAMUJU, IndigoNews | Salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga menjadi korban pengeroyok...

No comments yet.