IndigoNews • Okt 15 2025

Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Abdul Waris Bestari berfoto bersama, (f/humas).
Mamuju, IndigoNews | Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) resmi meluncurkan program pemberian makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) sebagai upaya pemenuhan gizi masyarakat serta penanganan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan pencegahan stunting.
Kegiatan launching tersebut menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Sulbar dalam mempercepat perbaikan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti ibu hamil KEK dan balita berisiko stunting.
Kepala Dinas Ketapang Sulbar, Abdul Waris Bestari, dalam sambutannya menegaskan, persoalan gizi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan pangan, tetapi juga pola konsumsi yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.
“Pemberian makan dengan pola B2SA akan memberikan asupan yang beragam untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Selain itu, bahan pangan yang digunakan diharapkan berasal dari produk lokal agar turut menggerakkan ekonomi petani kita,” ujar Abdul Waris Bestari, Selasa, 14 Oktober 2025.
Ia menjelaskan, pangan lokal Sulbar memiliki potensi besar sebagai sumber gizi yang murah, mudah didapat, dan kaya manfaat. Bahan pangan seperti singkong, jagung, pisang, ikan laut, daun kelor, serta berbagai umbi-umbian lokal dapat diolah menjadi menu sehat untuk ibu hamil dan anak-anak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pangan lokal Sulbar mampu menjadi solusi gizi yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Program B2SA ini juga sejalan dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur, Salim S Mengga dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan produktif melalui peningkatan ketahanan pangan dan perbaikan gizi.
Abdul Waris Bestari menyampaikan, Dinas Ketapang Sulbar akan terus bersinergi bersama TP PKK Sulbar, Dinas Kesehatan, dan tim PASTI PADU agar program ini tidak hanya berhenti di tahap peluncuran, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan di seluruh kabupaten dan desa.
“Kami berharap kesadaran akan pentingnya perbaikan gizi tumbuh dari rumah tangga. Mulai dari memanfaatkan bahan pangan lokal yang kita miliki, hingga membangun kebiasaan makan yang lebih sehat,” tutur Abdul Waris Bestari.
Di akhir sambutannya, Abdul Waris Bestari menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat atas dukungan dan peran aktifnya dalam gerakan pangan dan gizi.
“Mari kita jadikan gerakan pemberian makan B2SA ini sebagai momentum membangun generasi Sulawesi Barat yang sehat, aktif, dan produktif melalui pangan lokal yang bergizi dan berdaya saing,” pungkasnya.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
Mamuju, IndigoNews | Hari Tani Nasional yang diperingati setiap 24 September semestinya tidak berhen...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menyampaikan, Pencegahan intoleran...
Mamuju, IndigoNews | Personel Unit Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bergerak cepat mengamankan seor...
Mamuju, IndigoNews |Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi...
Mamuju, IndigoNews| Bidang Advokasi dan Hukum DPD JMSI Sulbar, Ahmad Udin, S.H. menyatakan kecaman k...
Mamuju, IndigoNews | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (S...
Mamuju, IndigoNews |Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan Nilai IR...
Mamuju, IndigoNews | Aksi unjuk rasa menolak tambang pasir kembali mengguncang halaman Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Jumat (9/5). Ribuan warga...
MAMUJU, indigonews | Penangkapan 3 investor asal China oleh tim Imigrasi Mamuju di Perbatasan Pasangkayu dengan Kabupaten Donggala Provinsi Sult...
Polewali Mandar, IndigoNews| Penyusunan peta masalah hukum di tengah masyarakat menjadi langkah strategis yang dilakukan Kantor Wilayah Kementer...
Majene, IndigoNews | Setelah mengunjungi pabrik es di Palipi, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, meninjau langsung pelaksanaan pasar murah y...

No comments yet.