IndigoNews • Jan 09 2026

Mamuju, IndigoNews | Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat melakukan koordinasi dengan Perum Bulog Cabang Mamuju terkait pemantauan ketersediaan stok pangan di gudang Bulog pasca Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (9/1/2025).
Koordinasi tersebut dipimpin oleh Bidadari, SP selaku Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Harga Pangan, bersama jajaran Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan difokuskan pada pengecekan langsung kondisi stok pangan strategis serta kesiapan Bulog dalam menjaga pasokan dan stabilitas harga di wilayah Sulawesi Barat.
Pemantauan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya menjaga ketersediaan bahan pangan yang cukup serta memastikan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat, khususnya pasca periode HBKN yang umumnya berdampak pada dinamika pasokan dan harga.
Plt. Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Razak, menyampaikan bahwa pemantauan langsung ke gudang Bulog merupakan langkah strategis untuk memastikan kondisi stok pangan benar-benar aman di lapangan, bukan hanya di atas laporan.
“Pasca HBKN dan Tahun Baru, biasanya terjadi peningkatan konsumsi dan pergerakan distribusi pangan. Oleh karena itu kami ingin memastikan secara faktual bahwa stok Bulog tersedia dalam jumlah yang cukup dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan untuk menjaga stabilitas harga di masyarakat,” ujar Adnan Razak.
Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan Bulog bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari sistem kewaspadaan dini pemerintah daerah terhadap potensi gejolak pangan.
“Kami tidak ingin bersikap reaktif setelah harga naik. Pendekatan yang kami lakukan adalah antisipatif, berbasis pemantauan lapangan dan data. Dengan sinergi yang kuat bersama Bulog, intervensi pasar dapat dilakukan lebih cepat dan lebih tepat sasaran,” tambahnya.
Melalui koordinasi ini, Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat dan Perum Bulog Cabang Mamuju memperkuat sinergi dalam upaya pengendalian stok dan harga pangan, sekaligus memastikan langkah-langkah antisipatif dapat dilakukan secara efektif guna menjaga stabilitas pangan daerah.
Pewarta IndigoNews: Wahyu Ananda
Polewali Mandar, IndigoNews | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Polewali menyampaikan hasil p...
Mamuju, IndigoNews | Seorang pria berinisial FDK (30) terpaksa harus berurusan dengan hukum setelah ...
Mamuju, IndigoNews | Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Manakarr...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menilai ...
Mamuju, IndigoNews | Badan Gizi Nasional (BGN) resmi digugat oleh pemilik dua dapur program Makan Be...
MAJENE,indigonews | Mantan Kades Onang Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene, Asmadi bin Muh Yahya selaku terdakwa dalam kasus pembunuhan bern...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memprioritaskan pe...
Sulbar, IndigoNews | Secara Resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali membuka seleksi penerimaan Bintara Polri 2025. Rekrutmen Bintar...
PASANGKAYU, indigonews | Seorang bocah berjenis perempuan umur 4 tahun yang diketahui bernama Fatiah, dinyatakan tewas tenggelam siang tadi, har...
Jakarta,indigonews |Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan persiapan Sandeq Silumba 2025 agar dapat menjadi agenda wisata berskala...

No comments yet.