Mamuju, IndigoNews| Peresmian Masjid Baharuddin Lopa ( Pendekar Hukum ) di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Barat berlangsung khidmat dan penuh makna, Senin (14/7). Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, Kepala Kejati Sulbar Andi Darmawangsa, jajaran pejabat kejaksaan, tokoh masyarakat, serta tamu undangan istimewa termasuk Iskandar Muda Baharuddin Lopa, putra dari almarhum Baharuddin Lopa.
Dalam sambutannya, Kajati Sulbar Andi Darmawangsa menegaskan bahwa kehadiran Masjid Baharuddin Lopa bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan spiritual para pegawai, namun juga menjadi landasan moral dan simbol integritas dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Penamaan masjid ini adalah bentuk penghormatan kepada almarhum Baharuddin Lopa. Beliau adalah sosok teladan yang mewariskan nilai kejujuran, keberanian, dan integritas — nilai-nilai yang wajib kami junjung tinggi dalam tugas kami sebagai aparat penegak hukum,” jelas Andi Darmawangsa dalam sambutannya.
Lanjut Andi Darmawangsa menerangkan bahwa Masjid ini dibangun dengan semangat kebersamaan dan didedikasikan sebagai ruang pembinaan rohani serta karakter aparatur kejaksaan, di tengah dinamika tugas yang kerap menghadapkan mereka pada godaan kekuasaan dan kepentingan.
Di lain sisi, Iskandar Muda, putra dari Baharuddin Lopa, menyampaikan ungkapan terima kasihnya atas penamaan masjid tersebut. Saat ditemui wartawan, ia mengungkapkan rasa bangga dan haru mewakili keluarga.
“Kami sekeluarga merasa sangat terharu dan bangga. Nama ayah kami disematkan untuk tempat suci ini, di lingkungan institusi hukum, tempat beliau mengabdikan hidupnya. Ini bukan sekadar bangunan, ini adalah simbol perjuangan nilai-nilai yang beliau titipkan: keberanian, kejujuran, dan iman,” ungkap Iskandar.
Dalam kesempatan tersebut, Iskandar juga membagikan sepenggal kisah inspiratif tentang ayahnya yang dikenal luas karena keberaniannya menghadapi mafia hukum.
“Kami biasa memanggil beliau ‘A’ba’. Pernah saya tanya, ‘A’ba, kenapa A’ba berani sekali?’ Beliau menjawab, ‘kamu bisa jujur kalau imanmu kuat’. Itulah prinsip hidupnya,” kenang Iskandar.
Selain peresmian masjid, Kejati Sulbar juga meresmikan Gedung Sapota dan Rumah Aspirasi sebagai upaya meningkatkan transparansi dan membuka ruang dialog antara kejaksaan dan masyarakat.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
No comments yet.