IndigoNews • Jun 18 2026

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Mamuju, St. Umrah Nurdin, bersama narasumber Diskominfo SS dan Komisi Informasi Sulbar dalam Media Workshop
Mamuju, IndigoNews | Dalam upaya memastikan keterbukaan informasi publik dan menyajikan edukasi yang akurat bagi masyarakat, BPJS Kesehatan Cabang Mamuju menggelar kegiatan Media Workshop bersama insan pers di Waterpark Hotel Maleo Mamuju, Kamis (18/6/2026).
Langkah ini diambil sebagai strategi konkret untuk memperkuat sinergi dan kemitraan dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat terkait Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Demi membangun pemahaman yang komprehensif dari berbagai sudut pandang regulasi dan komunikasi, workshop tersebut menghadirkan panel narasumber yang kompeten di bidangnya.
Mereka berasal dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SS) Provinsi Sulawesi Barat, Komisi Informasi Sulawesi Barat, serta jajaran manajemen BPJS Kesehatan Cabang Mamuju.
Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Mamuju, St. Umrah Nurdin, menegaskan bahwa media massa memiliki peran yang sangat krusial dalam mendukung penyebarluasan informasi publik. Mengingat Program JKN menyentuh langsung kebutuhan dasar dan hajat hidup masyarakat luas, validitas informasi yang beredar di ruang publik menjadi taruhan utama.
Menurutnya, kolaborasi multi-pihak antara BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, Komisi Informasi, dan media massa mutlak diperlukan untuk memastikan setiap informasi yang diterima masyarakat sesuai dengan fakta, regulasi terbaru, serta perkembangan program yang berlaku di lapangan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat sinergi dan kemitraan strategis. Karena di sini kami bersama Diskominfo dan Komisi Informasi, tentunya informasi terkait Program JKN harus disampaikan kepada masyarakat secara berimbang, benar, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” papar St. Umrah Nurdin.
Lebih lanjut, St. Umrah Nurdin menjelaskan bahwa workshop ini dirancang sebagai ruang diskusi dua arah dan wadah berbagi informasi terkini antara BPJS Kesehatan dan awak media, khususnya mengenai berbagai kebijakan terbaru yang perlu diketahui oleh publik.
Dengan adanya penyamaan persepsi antara kedeputian BPJS dan jurnalis, produk informasi yang dipublikasikan ke depan diharapkan semakin akurat dan mampu memberikan dampak positif yang lebih besar bagi peserta JKN maupun masyarakat luas.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat berbagi informasi terbaru yang perlu disampaikan kepada masyarakat sehingga informasi yang diterima lebih akurat dan bermanfaat,” tandasnya.
Di samping membahas penguatan literasi media, dalam kesempatan tersebut BPJS Kesehatan juga memanfaatkan momentum untuk mengingatkan masyarakat, khususnya para peserta JKN dari segmen mandiri, agar disiplin dan rutin melakukan pembayaran iuran tepat waktu.
Hal ini menjadi poin krusial guna menjaga status kepesertaan mereka tetap aktif dan menghindari kendala saat membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.
Sebagai solusi kemudahan akses, masyarakat diimbau keras untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi Mobile JKN. Platform digital ini menyediakan berbagai fitur mulai dari memantau status kepesertaan, mengakses layanan administrasi tanpa antre, hingga memperoleh informasi valid mengenai Program JKN dalam satu genggaman.
“Salah satu yang terus kami dorong adalah mengingatkan peserta JKN mandiri agar rutin membayar iuran. Selain itu, masyarakat juga perlu sering mengecek status kepesertaannya melalui aplikasi Mobile JKN untuk memastikan kepesertaannya tetap aktif,” ujar St. Umrah Nurdin.
Pengecekan status kepesertaan secara berkala dinilai sebagai langkah preventif yang sangat penting. Dengan mengetahui status secara dini, peserta dapat segera melakukan mitigasi atau penyelesaian administratif apabila ditemukan kendala teknis atau adanya status kepesertaan yang mendadak tidak aktif sebelum mereka mendatangi fasilitas kesehatan.
Melalui penyelenggaraan Media Workshop ini, BPJS Kesehatan Cabang Mamuju berharap ikatan kemitraan dengan media lokal maupun nasional terjalin semakin kokoh. Dengan demikian, jangkauan penyebaran informasi mengenai Program JKN dapat meluas hingga ke pelosok Sulawesi Barat, sekaligus mendongkrak pemahaman publik secara masif terhadap hak serta kewajiban mereka sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional.
Pewarta IndigoNews: Irham Siriwa
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar upacara Hari Ke...
Mamuju, IndigoNews | Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ber...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menerima kunjungan petug...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong transformasi layanan kesehat...
Polewali Mandar, IndigoNews | Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan Al-Qur’an...
Mamuju, IndigoNews| Dalam upaya memperkuat sinergi fiskal antara pemerintah pusat dan daerah, Bapperida Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) turut b...
MAMUJU, IndigoNews | Rencana sekuriti Pemprov Sulbar akan rumahkan sesuai undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang ASN pasal 65 ayat 3. Undang-...
MAMUJU,indigonews | Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, malam ini mengadakan agenda safari Ramadhan di Masjid Al-Aqsa, Lingkungan Tegar, Kecamatan S...
MAJENE – Kepala Divisi P3H Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat, John Batara Manikallo menyebut jajarannya akan t...

No comments yet.