Mamuju, IndigoNews | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Barat mencatat kinerja ekspor Sulawesi Barat sepanjang Januari hingga November 2025 mengalami peningkatan signifikan. Nilai ekspor Sulbar mencapai US$ 576,64 juta, atau naik 40,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Hal tersebut disampaikan Chitra Dewi Said, Kepala Bagian Umum BPS Provinsi Sulawesi Barat, dalam Konferensi Pers Berita Resmi Statistik (BRS) yang digelar Senin, (5/01/2026).
“Secara bulanan, nilai ekspor Provinsi Sulawesi Barat pada November 2025 tercatat sebesar US$ 56,32 juta, mengalami kenaikan 12,76 persen dibandingkan November 2024,” ujar Chitra Dewi Said
BPS mencatat, komoditas lemak dan minyak hewani/nabati masih menjadi penyumbang terbesar ekspor Sulawesi Barat selama Januari–November 2025. Nilai ekspor komoditas ini mencapai US$ 531,78 juta atau berkontribusi 92,22 persen dari total ekspor Sulbar.
“Dari sisi negara tujuan, China menjadi mitra dagang utama ekspor Sulawesi Barat dengan nilai mencapai US$ 382,57 juta, atau setara 66,35 persen dari total nilai ekspor sepanjang Januari–November 2025,” jelas Chitra Dewi Said.
BPS menjelaskan bahwa data statistik perdagangan luar negeri merupakan hasil kompilasi transaksi perdagangan antarnegara, baik ekspor maupun impor. Data ekspor bersumber dari dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), sementara data impor berasal dari Pemberitahuan Impor Barang (PIB) yang telah disahkan oleh Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC).
Dalam penyusunannya, jenis komoditas dikelompokkan berdasarkan klasifikasi Harmonized System (HS) sesuai Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI). Data tersebut juga memuat informasi mengenai lalu lintas transportasi perdagangan di pelabuhan muat ekspor dan pelabuhan bongkar impor.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
No comments yet.