IndigoNews • Okt 09 2025

Majene, IndigoNews | Seluruh anggota Komisi III DPRD Majene melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene untuk memperjelas pelayanan, sekaligus memeriksa seluruh dokumen terkait obat-obatan dan administrasi rumah sakit.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Ruangan Perawatan Anak RSUD Majene, Nur Alia, mengungkapkan bahwa pada Desember 2025 mendatang terdapat dua kemungkinan terkait status akreditasi rumah sakit.
“Desember 2025 bisa jadi kemungkinan ada dua, apakah kita akreditasinya dicabut artinya dinilai ulang, ataukah konsekuensinya kita kena sanksi, bisa juga tidak bisa bekerja sama dengan BPJS. Itu Desember 2025, dan sebenarnya beberapa sistem sudah ada, tinggal perlu diberikan tunjangan kepada ahlinya,” jelas Nur Alia.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Majene, Jasman, menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendengar masukan dari seluruh anggota komisi demi kemajuan rumah sakit. Ia menegaskan harapannya agar RSUD Majene dapat menjadi rumah sakit unggulan di daerah.
“Tidak perlu sekali kita butuhkan yang lain. Kami mau minta masukan-masukan teman-teman juga dari Komisi III bagaimana rumah sakit ini ke depannya menjadi rumah sakit unggulan, menjadi rumah sakit terbaik. Karena saya juga dapat laporan katanya penanganannya SOP-nya di rumah sakit ini kurang diperhatikan, tapi saya lihat langsung tadi, alhamdulillah semuanya saya bisa tepis bahwa pelayanan yang dilaksanakan oleh rumah sakit ini sudah berjalan dengan baik,” ujar Jasman.
Ia juga menambahkan pesan kepada dewan pengawas agar penggunaan anggaran dapat dilakukan secara maksimal, khususnya untuk ketersediaan obat-obatan.
“Hanya mungkin kami tetapkan kepada dewan pengawas, butuh sekiranya tidak lelah. Anggaran itu bagaimana menggunakan anggaran itu supaya tidak terkendala untuk obat. Ada ya sedikit-sedikit pasti di ujung yang sepertinya masih bisa ditanami, jadi bagaimana caranya supaya anggaran ini bisa kita pergunakan dengan baik,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Ketua Komisi III juga menegaskan pentingnya peran Kepala Rumah Sakit sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh terhadap jalannya pelayanan kesehatan di RSUD Majene.
“Kepala rumah sakit dalam hal ini yang bertanggung jawab keseluruhan, kami pesankan supaya ke depannya rumah sakit kita ini berjalan dengan baik dan sesuai apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” pungkas Jasman.
Pewarta IndigoNews: Sapruddin
Majene, IndigoNews| Tim Analis Implementasi dan Evaluasi Kebijakan (AIEK) Kantor Wilayah Kementerian...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulba...
Majene, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus memperk...
Mamuju, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kanwil Kemenkum Sulbar) menggel...
Majene, IndigoNews| Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim menegaskan bahwa jajarannya akan terus m...
Majene, IndigoNews | Aktivitas pengerukan gunung di sekitar Kompleks Masannang I dan Masannang II, K...
PASANGKAYU, indigonews | Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), inisial PB, resmi ...
Mamuju, IndigoNews | Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim bersama Kadiv P3H, John Batara Manikallo melakukan audiensi dengan Kakanwil Ditjen ...
MAMUJU, IndigoNews | Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bekerja sama dengan Anggota Komisi X DPR RI, Ratih Megasari Singkarru, menggela...
SULBAR,IndigoNews | Pasca putusan Mahkamah Agung (MA) yang mencabut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 53 Tahun 2023 tentang Standar Harga Satua...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Nur Rahmah Parampasi, menghadiri Apel Pen...

No comments yet.