IndigoNews • Jun 03 2026

Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, didampingi Kepala Divisi Pelayanan Hukum Hidayat Yasin dan Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum (P3H) John Batara Manikallo, bersama jajaran menerima kunjungan studi tiru dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat di Aula Pengayoman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan yang dipimpin oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (PMP) Sulawesi Barat, Sumarni Panikkai, tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung program Reformasi Birokrasi serta penyusunan rencana aksi Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat Nomor B-483/PW.410/H.12.33/04/2026 tanggal 21 April 2026 tentang Permohonan Kunjungan Studi Tiru.
Melalui kegiatan tersebut, rombongan Balai Besar PMP meninjau sejumlah praktik baik yang telah diterapkan Kanwil Kemenkum Sulbar dalam pelaksanaan reformasi birokrasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pembangunan Zona Integritas.
Dalam kesempatannya, Kakanwil Kemenkum Sulbar Saefur Rochim menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada institusi yang dipimpinnya Ksebagai lokus studi tiru.
Menurutnya, pembangunan Zona Integritas membutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga pelaksana, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat berbagi pengalaman, strategi, dan praktik-praktik terbaik yang telah dilakukan Kanwil Kemenkum Sulbar dalam mendukung reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas. Semoga hal ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat,” ujar Saefur Rochim.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulawesi Barat, Sumarni Panikkai, menyampaikan terima kasih atas sambutan dan keterbukaan Kanwil Kemenkum Sulbar dalam berbagi informasi serta pengalaman.
Ia berharap hasil studi tiru tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran dan penguatan bagi instansinya dalam mewujudkan Zona Integritas menuju WBK.
Sekalian itu, dalam giat itu dibahas terkait implementasi reformasi birokrasi, inovasi pelayanan publik, pengelolaan manajemen perubahan, serta langkah-langkah strategis dalam pembangunan Zona Integritas.
Diharapkan melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarinstansi, upaya peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti Sosialisasi Pemanfaat...
Mamuju, IndigoNews | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju membuka peluang untuk me...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar tengah mempersiapkan peringatan ulang tahun Republik Indonesia k...
Mamuju, IndigoNews | Nasib naas dialami seorang warga asal Kabupaten Mamuju berinisial H. Ia harus m...
Mamuju, IndigoNews | Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Mamuju, Dicky, meminta...
Mamuju, IndigoNews | Kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang melibatkan kendaraan roda empat dan r...
Polewali Mandar, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, bersama sejumlah jajaran melaksanakan koordi...
MATENG,indigonews | Soal penyerapan dana desa ( DD ) dengan Dana Alokasi Dana Desa ( ADD ) tahun 2020 – 2021-2022. Diketahui, sebanyak 14 ...
Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan ge...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melaksanakan proyek Peningkatan Jalan Ruas Abd...
MAMUJU, IndigoNews | Salah satu kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra, Sulawesi Barat (Sulbar), diduga menjadi korban pengeroyok...

No comments yet.