IndigoNews • Jan 22 2026

Mamuju, IndigoNews | Kakanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyebut bahwa jajarannya akan terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan stakeholder terkait.
Hal tersebut sebagai wujud menyelaraskan program antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, guna mensukseskan program Presiden RI.
“Khusus di Kanwil Sulbar, sejumlah sinergi dan kerja sama telah dibangun yang sejalan dengan Tusi yang diemban di antaranya, kerja sama di bidang kekayaan intelektual dan layanan AHU,” Ujar Saefur Rochim.
Terkait dengan itu, Kadiv Yankum, Hidayat Yasin bersama sejumlah jajaran memperkuat koordinasi lintas sektoral guna mendorong perlindungan produk lokal melalui skema Merek Kolektif. Langkah ini dilakukan melalui rapat koordinasi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Barat pada Kamis (22/1/2026).
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual untuk mencapai target 40% Merek Kolektif di wilayah, sekaligus sebagai upaya konkret meningkatkan daya saing ekonomi daerah.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat, menjelaskan bahwa Merek Kolektif menjadi instrumen penting bagi kelompok usaha di desa agar produk mereka memiliki kekuatan hukum dan tidak diklaim oleh pihak lain.
“Target kami adalah munculnya 40% merek kolektif dari total Kawasan Desa Kreatif Mandiri Terintegrasi (KDKMP) yang sudah terbentuk. Ini penting untuk memastikan produk unggulan desa kita memiliki daya saing dan identitas yang kuat di pasar nasional maupun internasional,” tegas Hidayat
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Juani, memaparkan teknis penguatan ekonomi desa. Ia menyebutkan bahwa inventarisasi nama KDKMP akan segera dilakukan untuk dijadikan potensi Merek Jasa di bawah naungan koperasi desa.
“KDKMP memiliki fungsi besar dalam pemberdayaan ekonomi. Dengan menjadikannya Merek Jasa atas nama koperasi, masyarakat memiliki alat yang sah secara hukum untuk mengembangkan usaha secara kolektif dan profesional,” ujar Juani.
Menanggapi inisiatif tersebut, pihak Dinas PMD Provinsi Sulawesi Barat menyambut baik rencana ini.
Mamuju, IndigoNews | Aliansi Pemuda Peduli Keadilan (APPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas...
Pinrang, IndigoNews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanud...
Mamuju, IndigoNews | Polresta Mamuju menggelar konferensi pers terkait keberhasilan penangkapan sala...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Barat kembali menggelar agen...
Mamuju, IndigoNews | Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mamuju secara resmi menetapkan empat orang seb...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim menegaskan pentingnya penguatan koordinasi dan konsol...
MAMUJU, indigoNews | Debat terakhir pasangan Calon bupati Mamuju dan wakil bupati Mamuju periode 2024 – 2029, berlangsung sengit. Sabtu 9/...
MAMUJU,indigonews | Kasus dugaan ijazah palsu terhadap mantan calon bupati Mamuju Tengah ( Mateng ) yang baru saja tersangka inisial HR. Berkas ...
Mamuju, IndigoNews| Direktorat Jenderal Administrasi Hukum umum (Ditjen AHU) Merilis data terkini sekira pukul 10.00 WIB, Minggu, 1 Juni 2025. P...
Polman, IndigoNews | Menindaklanjuti arahan Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga (JS...

No comments yet.