IndigoNews • Mar 17 2026

Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyampaikan apresiasi atas perencanaan program yang telah disusun oleh jajaran Divisi Pelayanan Hukum. Ia menekankan pentingnya fungsi kontrol dan evaluasi dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai target.
Hal itu disampaikannya pada pelaksanaan evaluasi program kerja Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual (KI), Selasa (17/3/2026) secara virtual yang dihadiri sejumlah jajaran.
Dalam kesempatannya Saefur juga berharap agar memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, serta memastikan optimalisasi monitoring dan evaluasi capaian kinerja di bidang Kekayaan Intelektual.
“Setiap kegiatan harus memiliki perencanaan yang jelas, terukur, dan terdokumentasi dengan baik agar pelaksanaannya dapat dipantau serta dievaluasi secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga mendorong penyusunan laporan secara rutin dan sistematis, baik dalam bentuk laporan atensi maupun laporan mingguan, guna memastikan seluruh progres kegiatan dapat terpantau dengan optimal.
Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, dalam arahannya menekankan pentingnya percepatan program KI di daerah. Ia menyampaikan bahwa penyusunan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) terkait KI harus segera diintensifkan melalui koordinasi aktif dengan tim perancang.
“Upaya percepatan ini penting agar draft regulasi dapat segera ditetapkan dan memberikan kepastian hukum bagi perlindungan Kekayaan Intelektual di daerah,” ujar Hidayat Yasin.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Mamuju telah mengusulkan 10 daftar KDMP, sementara pendaftaran Indikasi Geografis (Indigeo) terus didorong, khususnya untuk komoditas kopi Mamasa. Bahkan, direncanakan penyerahan sertifikat Indigeo akan dilakukan pada Festival Kopi Mamasa pada 17 Agustus mendatang.
Di sisi lain, pencatatan hak cipta juga terus digalakkan, termasuk rencana pencatatan serentak bagi sekitar 150 calon wisudawan STAIN Majene pada akhir April, serta minat dari Universitas Sulawesi Barat dan Tomakaka untuk kegiatan serupa.
Selain itu, pembentukan Sentra KI juga didorong melalui penguatan kerja sama antar instansi.
Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang KI, Juani, menyatakan komitmennya untuk menyusun laporan triwulan sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan program KI.
Laporan tersebut diharapkan dapat menjadi instrumen evaluasi yang komprehensif dan memberikan gambaran capaian kinerja secara terukur.
Mamuju, IndigoNews | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melakukan pe...
Mamuju, IndigoNews | Pelayanan publik di Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Mamuju ...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf...
Mamuju, IndigoNews | Persatuan Gerakan Pemuda Mahasiswa (PGPM) Mamuju secara resmi melayangkan serua...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka secara resmi menandatangani Kesepakatan Be...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong pemanfaatan dan...
Sulbar, IndigoNews | Dalam pelaksanaan rapat anev kinerja mingguan, Kapolda Sulbar Irjen Pol. Adang Ginanjar menekankan kepada seluruh pejabat u...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Desa Waeputeh resmi memulai langkah awal menuju penguatan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan informasi publik ...
Majene,indigonews | Acara debat Ketiga atau terakhir yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ). Rabu 20/11/2014 yang berl...
Mamuju, IndigoNews| Kanwil Kemenkum Sulbar menghadiri Intellectual Property-Public Relations SUMMIT 2025 yang diselenggarakan secara virtual, Se...
Mamuju, IndigoNews | Kebakaran hebat melanda sebuah toko elektronik di kawasan padat Pasar Lama Mamuju, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Pro...

No comments yet.