Majene, IndigoNews | Suasana duka menyelimuti Lingkungan Puccawa, Kelurahan Malunda, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tersambar petir saat sedang bermain di pesisir pantai pada Senin sore (4/5/26).
Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban bernama Gian Admadeva Sofyan sedang bermain di pesisir pantai Lingkungan Karewaca bersama dua orang rekannya, yakni Firza (9) dan Bais (10).
Kondisi cuaca di lokasi saat itu sedang turun hujan. Tak berselang lama, terdengar suara gemuruh petir yang sangat keras. Terkejut dengan suara tersebut, Firza dan Bais segera berlari meninggalkan area pantai untuk menyelamatkan diri. Namun, korban (Gian) tertinggal dan ditemukan sudah dalam kondisi terapung di bibir pantai
Melihat kondisi temannya, Firza dan Bais segera mencari bantuan. Mereka berhasil menghentikan seorang warga bernama Pak Awal yang kebetulan sedang melintas di sekitar lokasi.
“Saksi (Pak Awal) segera memanggil warga sekitar untuk membantu mengevakuasi korban yang sudah terapung di air laut,” ungkap Kapolsek Malunda, IPTU Antonius Balaweling.
Korban kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Malunda untuk mendapatkan penanganan darurat. Namun, setelah dilakukan tindakan medis oleh dr. Dani, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Kapolsek Malunda, IPTU Antonius Balaweling, mengonfirmasi kejadian tersebut dan mengimbau kepada seluruh orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau hujan lebat yang disertai petir.
“Kami meminta masyarakat untuk menghindari area terbuka seperti pantai atau lapangan terbuka saat cuaca buruk demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga di Lingkungan Puccawa untuk proses pemakaman.
Pewarta IndigoNews : Irham Siriwa
No comments yet.