BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Festival Jiwa Wastra
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Pemprov Sulbar
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • BKKBN Sulbar Dorong Pemanfaatan Bonus Demografi untuk Kemajuan Daerah

    Mar 12 2026

    Mamuju, IndigoNews | Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 resmi dibuka di Ballroom Grand Maleo Hotel and Convention, Mamuju, Kamis (12/3/2026).

    Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi Kemendukbangga Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama unsur pemerintah daerah, instansi vertikal, perguruan tinggi, organisasi keagamaan, serta para pemangku kepentingan lainnya.

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, Rezky Murwanto, menyampaikan Rakorda ini merupakan forum strategis untuk memperkuat koordinasi serta menyelaraskan program pembangunan keluarga di daerah dengan kebijakan nasional.

    Dalam penyampaiannya Rakorda merupakan tindak lanjut dari Rakornas yang dilaksanakan pada Februari 2026 di Jakarta. Arahan transformasi kebijakan kependudukan dan pembangunan keluarga merujuk pada kebijakan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

    Rezky menegaskan bahwa berbagai tantangan pembangunan keluarga di Sulawesi Barat memerlukan sinergi kuat lintas sektor.

    “Melalui Rakorda ini kami berharap terbangun komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat penurunan stunting, menekan angka pernikahan anak, serta meningkatkan kualitas keluarga di Sulawesi Barat,” ujarnya.

    Ia juga menambahkan bahwa momentum bonus demografi harus dimanfaatkan secara maksimal.

    “Sulawesi Barat saat ini sedang berada pada periode bonus demografi. Jika dikelola dengan baik melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan program pembangunan keluarga, maka ini akan menjadi peluang besar bagi kemajuan daerah,” kata Rezky.

    Ia menjelaskan Sulawesi Barat yang telah memasuki periode bonus demografi sejak tahun 2022 akan diperkirakan berlangsung hingga 2034. Pada periode ini, rasio ketergantungan berada di bawah 50 persen, yang berarti jumlah penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan usia nonproduktif.

    “Kondisi ini dinilai sebagai peluang besar bagi pembangunan daerah apabila dapat dimanfaatkan secara optimal melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya saing tenaga kerja,” ujar Rezky Murwanto.

    Namun demikian,menurutnya jika tidak diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja dan peningkatan kompetensi, bonus demografi juga berpotensi menimbulkan bencana demografi berupa meningkatnya angka pengangguran.

    “Oleh karena itu, pemerintah diharapkan mengambil langkah strategis dalam mendorong investasi serta menciptakan iklim usaha yang kondusif guna memperluas penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor,” ujar Rezky Murwanto.

    Sementara itu, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa pemerintah daerah optimistis dapat memperbaiki berbagai indikator pembangunan keluarga di daerah.

    “Saya sangat percaya bahwa kita bisa dari rangking tiga terbawah, di tahun 2028 kita menjadi rangking tiga yang teratas,” kata Suhardi Duka.

    Ia juga menyoroti persoalan pernikahan dini yang masih menjadi tantangan di Sulawesi Barat.

    “Kita perlu mencari formulasi terkait pernikahan dini ini. Jika pun tidak ada formulasi yang lebih soft, maka saya buat kebijak, denda orang tua yang menikahkan anaknya di usia 16 tahun,” tegasnya.

    Dalam kesempatan tersebut juga dipaparkan sejumlah tantangan pembangunan keluarga di Sulawesi Barat yang masih memerlukan perhatian serius. Beberapa indikator yang menjadi perhatian di antaranya:

    • Stunting di Sulawesi Barat masih berada pada angka 35,4 persen, menempatkan provinsi ini pada peringkat ketiga tertinggi di Indonesia.
    • Pernikahan anak mencapai 11,25 persen, atau peringkat keempat nasional.
    • Kemiskinan ekstrem masih mencakup 36.952 keluarga atau sekitar 203.802 jiwa.
    • Anak tidak sekolah (ATS) mencapai 22,80 persen atau sekitar 64.548 anak.
    • Fenomena fatherless berada pada angka 23,6 persen, yang menunjukkan tantangan dalam peran pengasuhan ayah.
    • Pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) dan KB Pasca Persalinan (KBPP) masih perlu ditingkatkan secara masif.

     

     

     

    Pewarta IndigoNews: Wahyu Ananda

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    Eks Karyawan PT WKSM Akui Lahan Sengketa...

    by Apr 28 2026

    Mamuju, IndigoNews | Sidang sengketa lahan antara masyarakat melawan PT Wahana Karya Sejahtera Mandi...

    Perkuat Budaya Kerja, Kemenkum Sulbar In...

    by Apr 28 2026

    Mamuju, IndigoNews | Upaya menjaga konsistensi disiplin dan profesionalisme terus dilakukan jajaran ...

    Kemenkum Sulbar Gencarkan Sosialisasi Ke...

    by Apr 27 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kanwil Kemenkum Sulbar melalui Bidang Administrasi Hukum Umum (AHU) hadir sebag...

    Perkuat Akuntabilitas Organisasi, Kemenk...

    by Apr 27 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat terus berupaya mengoptimalkan e...

    Kemenkum Sulbar Edukasi Regulasi Kewarga...

    by Apr 27 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyampa...

    Inventarisasi Permasalahan, Kemenkum Sul...

    by Apr 27 2026

    Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaska...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Sehari Pencoblosan, KPU Mamuju Bakar Kertas Sua...


    MAMUJU, IndigoNews | Jelang sehari terlaksana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024, KPU Kabupaten Mamuju, melakukan pengh...

    26 Nov 2024

    Polres Mateng Usut Hilangnya Beras Bansos di De...


    MATENG, indigonews | Polres Mamuju Tengah (Mateng) usut tuntas kasus hilangnya beras bantuan sosial ( Bansos ) di Gudang Desa Tumbu. Hal itu di...

    08 Jan 2025

    Seorang Oknum ASN Pemprov Sulbar Ditangkap Terk...


    MAMUJU, IndigoNews | Tim Resmob Satreskrim Polresta Mamuju bekerja sama dengan Polres Gowa, Sulawesi Selatan, berhasil membongkar kasus peredara...

    17 Des 2024

    Kanwil Kemenkum Sulbar Sebut Butuh Sinergi Ting...


    Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat terus memperkuat kolaborasi lintas sektoral dalam rangka meningkatkan kepas...

    12 Mar 2026

    Panen Raya Nasional, Sulbar Catat Surplus Beras...


    Mamuju, IndigoNews| Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), mengikuti Panen Raya Padi dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional bersama Pre...

    07 Jan 2026

    Beritasatu

    back to top
    error: Content is protected !!