IndigoNews • Apr 23 2026

Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Policy Talks: Penguatan Kapasitas Analis Kebijakan di Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (22/4/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyebut penguatan kapasitas Analis Kebijakan menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Policy Talks adalah salah satu upaya pembinaan para analis dalam menghadirkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas, inovatif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Saefur Rochim.
Sehingga, Kanwil Kemenkum Sulbar terus mendorong para analis sebagai wujud komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya pejabat fungsional Analis Kebijakan, guna mendukung pembangunan hukum dan reformasi birokrasi di daerah.
Kegiatan tersebut diikuti sebagai upaya meningkatkan kapasitas serta kompetensi Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK), baik yang bertugas di lingkungan Kantor Wilayah maupun Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada tingkat Pemerintah Kabupaten/Kota.
Dalam kegiatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kalimantan Barat, Johnny Pesta Simamora, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah penguatan tugas dan fungsi Analis Kebijakan, sekaligus ruang diskusi dan bertukar pikiran antar Analis Kebijakan di wilayah Kalimantan Barat.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi stimulus bagi para Analis Kebijakan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berkualitas dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Dalam sesi materi, akademisi Universitas Tanjungpura, Ira Patriani, menjelaskan bahwa kebijakan yang baik tidak lahir dari asumsi semata, melainkan dari analisis yang tajam, data yang kuat, serta keberanian untuk berpikir kritis.
Menurutnya, unsur pokok kebijakan mencakup masalah publik yang akan diatasi, strategi penyelesaian masalah, tujuan yang ingin dicapai, aktor pelaksana kebijakan, instrumen atau perangkat pelaksanaan termasuk SOP, kelompok sasaran kebijakan, serta lingkungan kebijakan itu sendiri.
Sementara itu, Direktur Strategi Peningkatan Kualitas Kebijakan Administrasi Negara Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Widhi Novianto, menekankan pentingnya penyusunan kebijakan berbasis bukti yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia menyampaikan bahwa kebijakan tidak seharusnya dibangun atas dasar intuisi, tradisi, tekanan politik, maupun kepentingan sesaat. Oleh karena itu, peran Analis.
Mamuju, IndigoNews | Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (DPC PERMAHI) Mamuj...
Mamuju, IndigoNews | Gelombang penolakan terhadap rencana penambangan Logam Tanah Jarang (LTJ) di wi...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat bersama DPRD Provinsi Sulawesi Barat menyepa...
Mamuju, IndigoNews | Pihak keluarga dari remaja laki-laki berinisial F memberikan klarifikasi terbuk...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka memimpin rapat koordinasi daerah...
Mamuju, IndigoNews | Sebuah mobil operasional Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Mamuju me...
Sulbar, IndigoNews | Dalam program peduli pendidikan Dokpol mitra sekolah dan Jumat Rupawan, Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar bersama Ket...
Mamuju, IndigoNews | Seorang perempuan berinisial DY (43) pada Minggu malam (11/5), sekitar pukul 21.30 WITA, datang diruang SPKT Polresta Mamuj...
Sulbar, IndigoNews | Terkait pengungkapan oli palsu di wilayah hukum Polda Sulbar belum lama ini. AKBP Ivan Wahyudi Kasubdit 1 Indagsi bersa...
MAMUJU, IndigoNews | Hari Guru Nasional 2024 menjadi momentum berharga untuk mengapresiasi peran guru sebagai ujung tombak pendidikan bangsa. Pr...
Jakarta,indigonews |Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan persiapan Sandeq Silumba 2025 agar dapat menjadi agenda wisata berskala...

No comments yet.