IndigoNews • Jan 30 2026

Mamuju, IndigoNews | Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat mengajak pemerintah kabupaten hingga desa untuk lebih proaktif mendukung Program Listrik Gratis bagi masyarakat kurang mampu. Hal ini disampaikan Kepala Bidang Ketenagalistrikan Dinas ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil, saat menerima kunjungan Sekretaris Desa Binanga, Kabupaten Majene, Sufriedi, di ruang kerjanya, Kamis, (29/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Qamaruddin Kamil menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat secara konsisten melaksanakan Program Listrik Gratis setiap tahun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga dalam menurunkan angka kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pemerintah kabupaten hingga desa agar proaktif menyampaikan data usulan Program Listrik Gratis kepada Dinas ESDM Sulbar,” kata Qamaruddin.
Qamaruddin mengungkapkan, hingga saat ini, Dinas ESDM Sulbar telah menerima lebih dari 17.000 usulan rumah tangga sasaran dari sekitar 150 desa dan kelurahan, dari total 650 desa dan kelurahan di Sulawesi Barat.
“Artinya, baru sekitar 23 persen desa yang telah mengusulkan, sementara sebagian besar lainnya belum menyampaikan usulan,” ujarnya.
Ia menegaskan, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus indikator peningkatan kualitas hidup dan status sosial. Oleh karena itu, Program Listrik Gratis menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dilaksanakan secara berkelanjutan.
Secara terpisah, Kepala Dinas ESDM Sulbar, Bujaeramy Hassan sebelumnya telah mendorong sinkronisasi data penerima bantuan listrik antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa.
“Sinkronisasi data ini dinilai penting agar program bantuan listrik benar-benar tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki sambungan listrik mandiri,” Kata Bujaeramy Hasan
Berdasarkan data terbaru, rasio elektrifikasi PLN di Provinsi Sulawesi Barat telah mencapai 90,97 persen. Meski demikian, masih terdapat lebih dari 9 persen atau sekitar 36.000 masyarakat yang belum memiliki kWh meter listrik sendiri.
Sebagian besar masyarakat tersebut masih bergantung pada sambungan listrik dari rumah tetangga atau memanfaatkan sumber listrik alternatif seperti Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), maupun pembangkit listrik lainnya.
Mamuju, IndigoNews |Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi...
Mamuju, IndigoNews| Bidang Advokasi dan Hukum DPD JMSI Sulbar, Ahmad Udin, S.H. menyatakan kecaman k...
Mamuju, IndigoNews | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (S...
Mamuju, IndigoNews | Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawe...
Mamuju, IndigoNews |Menindaklanjuti maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di se...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong peningkatan kap...
Mamuju, IndigoNews | Pemprov Sulbar menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan dukungan penuh Program M...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka melantik Dewan Sumber Daya Air (SDA) dan Komisi Irigasi Provinsi Sulbar, Sen...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Lahir Pancasila ya...
MAMUJU, IndigoNews | Ucapan selamat dan harapan yang baik terus berdatangan dari berbagai pihak sebagai bentuk sukacita di hari jadi Korem 142 T...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat terus mematangkan langkah dalam mewujudkan predikat Wilayah Biro...

No comments yet.