IndigoNews • Mei 08 2025

Para terduga pelaku Aksi premanisme yang diamankan oleh petugas kepolisian, (F/Humas)
Sulbar, IndigoNews| Kepolisian daerah sulawesi barat melancarkan Operasi Kepolisian Pekat (Penyakit Masyarakat) untuk memberantas premanisme di seluruh wilayah Sulbar sejak 1 Mei 2025. Operasi ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Kapolda Sulbar dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari segala bentuk gangguan, khususnya aksi premanisme.
Karoops Polda Sulbar, Kombes Pol. I Nyoman Artana menjelaskan bahwa premanisme yang menjadi sasaran operasi ini meliputi berbagai tindakan kekerasan, pemaksaan, atau intimidasi yang dilakukan individu atau kelompok untuk keuntungan pribadi.
“Bentuk aksi premanisme ini beragam, mulai dari pemalakan, pengancaman, pemerasan, hingga penguasaan wilayah secara ilegal yang merugikan masyarakat dan menghambat perkembangan sosial ekonomi,” Jelas Kombes Pol. I Nyoman Artana
Ciri-ciri pelaku meliputi penggunaan kekerasan fisik atau ancaman, permintaan uang secara paksa, penguasaan wilayah secara ilegal, penakutan masyarakat, dan keterlibatan dalam tindak kriminal. Lokasi rawan premanisme antara lain pasar, terminal, kawasan parkir, pelabuhan, bandara, dan tempat usaha/perusahaan.
Operasi Pekat ini menerapkan pendekatan tiga pilar: preemtif, preventif dan represif. Pendekatan preemtif dilakukan melalui sosialisasi dan pencegahan dini, sementara pendekatan preventif berupa patroli intensif dan peningkatan pengawasan di wilayah rawan. Pendekatan represif berupa penindakan tegas terhadap pelaku premanisme yang tertangkap.
“Hasil operasi hingga saat ini menunjukkan keberhasilan signifikan. Polda Sulbar telah menangani 15 kasus premanisme dengan 19 tersangka yang terdiri dari pelaku pemerasan, penganiayaan/pengeroyokan dan pengancaman,” ungkap Kombes Pol. I Nyoman Artana.
Para tersangka kini menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Polda Sulbar menghimbau masyarakat yang pernah menjadi korban premanisme untuk segera melapor ke Polsek atau Polres terdekat. Kerjasama masyarakat sangat penting untuk menciptakan Sulbar yang aman dan kondusif.
Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda
Jakarta, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama para kepala daerah se-Sulawesi ...
Bogor, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaska...
Mamuju, IndigoNews | Tim MF Taekwondo Mamuju sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang bergeng...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menyorot...
Polewali Mandar, IndigoNews | Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dis...
Makassar, IndigoNews | Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB...
Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menerima kunjungan petugas sensus ekonomi dari Badan Pusat Statistik...
Mamuju, IndigoNews | Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat pembahasan terkait pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MT...
MAMUJU, IndigoNews | Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Barat , Bahtiar Baharuddin bersama Kapolda Sulbar Irjen Pol Adang Ginanjar serta Fork...
PASANGKAYU, indigonews | DPRD Kabupaten Pasangkayu menggelar rapat paripurna dengan agenda membahas perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomo...
MAMUJU,indigonews | Kementerian dalam Negeri ( Kemendagri ) menyelenggarakan Training of Trainer (ToT) Pelatihan Perencanaan Pembangunan Desa ( ...

No comments yet.