BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • Biaya Benchmarking Terlalu Tinggi, Mahasiswa Unimaju Demo

    Jan 21 2025

    Situasi Mahasiswa yang Demo membakar ban dan mengeluarkan Kursi dari ruang kelas,(F/Nanda).

    MAMUJU, IndigoNews | Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Mamuju (Unimaju) menggelar aksi protes terkait kebijakan kampus yang mewajibkan mahasiswa mengikuti program benchmarking dengan biaya yang dianggap memberatkan, Selasa, 21 Januari 2025. Mahasiswa non-KIP merasa biaya yang ditetapkan terlalu tinggi dan tidak terjangkau.

    Dalam aksi tersebut , perwakilan mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan. Salah satu tuntutan utama adalah penurunan biaya benchmarking yang dianggap memberatkan mahasiswa, terutama bagi mereka yang tidak mendapatkan bantuan KIP Kuliah.

    “Awalnya, kami diberi opsi untuk memilih kota tujuan benchmarking, termasuk kota-kota di luar negeri. Namun, opsi tersebut kemudian dibatasi dan mahasiswa non-KIP diwajibkan memilih kota di Pulau Jawa dengan biaya yang sangat tinggi,” ujar Ivan, salah satu koordinator aksi.

    Menurut mahasiswa, biaya benchmarking yang ditetapkan mencapai Rp 5,5 juta untuk tujuan di Pulau Jawa. Adapun, kota tujuan yaitu Jogja, Surabaya, dan Malang. Sedangkan untuk yang luar negeri yaitu Malaysia, Singapura dan Thailand.

    Pihak kampus, melalui Wakil Rektor I, Furqan, menjelaskan bahwa program benchmarking ini merupakan program baru yang bertujuan untuk meningkatan pengalaman dan terutama Akreditasi Kampus.

    “Program ini akan memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa, seperti menambah pengalaman dan wawasan,” kata Furqan.
    Furqon mengakui bahwa ada beberapa mahasiswa yang keberatan dengan biaya yang ditetapkan.

    Namun, ia menegaskan bahwa biaya tersebut sudah mencakup semua kebutuhan selama kegiatan benchmarking, termasuk transportasi, akomodasi, dan konsumsi.

    “Kami sudah menawarkan solusi, yaitu mahasiswa bisa memilih untuk tidak menggunakan pesawat jika ingin menekan biaya,” ujar Furqan.

    Selain opsi itu Forqan juga menyebutkan solusi lain yaitu dengan mengadakan gelombang ke 2 atau Mahasiswa diberikan pilihan untuk menunda kegiatan ini hingga tahun depan.

    Perbedaan pendapat antara pihak kampus dan mahasiswa terkait biaya benchmarking ini masih terus berlangsung. Mahasiswa berharap pihak kampus dapat lebih fleksibel dan memberikan opsi pembayaran yang lebih terjangkau. Sementara itu, pihak kampus bersikukuh bahwa biaya yang ditetapkan sudah sesuai dengan standar dan manfaat yang akan diperoleh mahasiswa.

    Pewarta IndigoNews : Wahyu Ananda

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    Kemenkum Sulbar Antisipasi Gangguan Keam...

    by Mar 18 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kanwil Kemenkum Sulbar) mengam...

    Perkuat Perlindungan Hukum, Kanwil Kemen...

    by Mar 18 2026

    Mamuju, IndigoNews| Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus memperku...

    Suhardi Duka Sinyalkan Pemangkasan Ribua...

    by Mar 17 2026

    Mamuju, IndigoNews | Ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pem...

    Percepat KI, Kemenkum Sulbar Siapkan Per...

    by Mar 17 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat terus memacu ...

    Genjot KI, Kemenkum Sulbar Perkuat Monit...

    by Mar 17 2026

    Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyampaikan apresiasi ata...

    Evaluasi Pokja ZI, Kemenkum Sulbar Genjo...

    by Mar 17 2026

    Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat (Kakanwil Kemenkum Sulba...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Ibu Paruh Baya Jadi Korban Jambret di Mamuju


    Mamuju, IndigoNews |  Seorang perempuan paruh baya bernama Hj. Andi Nurhayati, warga Maccirinnae, Mamuju menjadi korban Jambret. Tim Resmob Pol...

    19 Nov 2025

    Tata Kelola Modern, Peta Proses Bisnis Jadi Fon...


    Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memulai penyusunan Peta Proses Bisnis (Probis) untuk periode 2025–2029. Langkah strate...

    27 Jan 2026

    Kemenkum dan Pemprov Sulbar Samakan Persepsi Pe...


    Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat menerima kunjungan audiensi dari Biro Hukum Sekretariat Daerah Prov...

    24 Nov 2025
    Kampanye Yaumil Herny

    Om Dul Ajak Warga Dapurang Dukung Pasangan Yaum...


    PASANGKAYU,indigonews | Kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati, Yaumil Herny, berlangsung meriah di lapangan sepak bola Dapurang. Acara...

    26 Okt 2024

    Evaluasi Progres, Pelaporan Calon Paralegal Sul...


    Mamuju, Indigonews | Sebanyak 198 orang dari total 258 calon Paralegal telah melaporkan hasil aktualisasinya. ​Capaian ini disampaikan Kepala ...

    29 Jan 2026
    back to top
    error: Content is protected !!