IndigoNews • Okt 30 2024

Dewi Sundari, Kabid Kesmas.(F/Wahyu)
MAMUJU, indigonews | Pemda Mamuju melalui Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Kabupaten Mamuju terus berupaya menurunkan kasus stunting. Salah satu yang dilakukan pemberian makanan tambahan dan obat tambah darah kepada SMP dan SMA.
Dewi Sundari, Kabid Kesehatan Masyarakat ( Kesmas ) Dinkes Kabupaten Mamuju, mengaku pada bulan September 2024, terjadi penurunan jumlah Balita yang diukur dalam proses penanganan stunting. Kata dia, dari data yang diberikan pada Bulan Juni 2024 ada sebanyak 21.352 balita yang diukur, sedangkan update pada bulan September 2024 ada sebanyak 16.151.
Lanjut ata dia, penurunan ini disebabkan karena pada bulan Juni 2024 ada kegiatan intervensi gabungan serentak, selain itu juga masih kurangnya pemahaman masyarakat terkait stunting. 30/10/24.
Diketahui, angka kasus stunting di Kabupaten Mamuju dari hasil pengukuran September 2024, mencapai 31,1 persen atau 5024 balita dari total anak yang diukur sebanyak 16.151 balita. Jika dilihat dari tingkat persen dengan data pada bulan Juni 2024 sebanyak 30,9 persen ada peningkatan jumlah Stunting. Peningkatan ini dikarenakan adanya perbedaan jumlah balita yang diukur.
“Jika dilihat dari persennya itu meningkat, sedangkan secara jumlah itu menurun tapi tidak bisa dijadikan patokan bahwa terjadi peningkatan atau penurunan karena memang ada penurunan jumlah anak yang diukur, ” sebut Dewi Sundari
Kecamatan dengan jumlah terendah balita yang diukur dari target yang ingin dicapai yaitu Kecamatan Simboro. target awal sebanyak 3.465 dan yang diukur hanya sebanyak 1.447 atau cuman 47 persen dari total target. Dewi Sundari menjelaskan, bahwa salah satu sebabnya dikarenakan letak Simboro yang masuk area perkotaan sehingga banyak orang tua yang sibuk dan tidak sempat datang ke Posyandu.
” Kalo dilihat Simboro ini ada di daerah perkotaan sama seperti Kecamatan Mamuju bisa jadi para orang tua sedang sibuk seperti berkantor dan sebagainya sehingga kurang mempunyai kesempatan untuk datang ke Posyandu” terangnya.
Langkah yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan ini yaitu dengan melakukan pencegahan dini terjadinya stunting pada Balita. Salah dua programnya dengan memberikan makanan lokal protein tinggi dan program Miss Glowing untuk para Remaja.
“Miss Glowing ini adalah program untuk anak siswi SMP dan SMA sederajat diberikan Tablet tambah darah setiap pekan, sehingga nantinya akan menjadi Ibu hamil yang sehat ” Pungkasnya
Pewarta indigonews : Wahyu Ananda
Mamuju, IndigoNews | Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provins...
Mamuju, IndigoNews | Warga dan pengguna jalan di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karema, Kec...
Mamuju, IndigoNews | Semangat kemerdekaan terus dikobarkan. Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SD...
Mamuju, IndigoNews | Aliansi Pemuda Peduli Keadilan (APPK) menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas...
Pinrang, IndigoNews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanud...
Mamuju, IndigoNews | Polresta Mamuju menggelar konferensi pers terkait keberhasilan penangkapan sala...
MAMUJU,indigonews | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju memberikan klarifikasi terkait tuduhan yang menyebut seorang tenaga honorer KPU...
Majene, IndigoNews| Penyidikan dugaan korupsi dalam pengadaan kapal Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Majene oleh Kejaksaan Negeri (K...
MAMUJU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat, Saefur Rochim berharap agar terus memperkuat sinergi dengan Pem...
Sulbar, IndigoNews | Hari jadi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang ke-65 tahun mendapat apresiasi tinggi dari Kapolda Sulawesi Bara...
Majene, 12 Februari 2026 – Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Garam Kristal Majene yang diwakili Andi Reni Angraeni menyebu...

No comments yet.