IndigoNews • Agu 05 2026

Pinrang, IndigoNews | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja penerapan Papan Kode Etik Wisata di Pantai Lawere, Desa Lotang Salo, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang.
Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran wisatawan akan pentingnya menjaga kebersihan, ketertiban, keamanan, serta kelestarian lingkungan pantai sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di desa tersebut.
Kegiatan diawali dengan proses identifikasi kondisi kawasan wisata melalui observasi lapangan dan koordinasi bersama pemerintah desa serta pengelola wisata.
Berdasarkan hasil pengamatan, mahasiswa merancang papan kode etik yang memuat berbagai imbauan kepada pengunjung, seperti menjaga kebersihan pantai, membuang sampah pada tempatnya, tidak merusak fasilitas umum maupun ekosistem pesisir, serta menjaga sopan santun selama berada di kawasan wisata.
Setelah desain selesai, papan dicetak dan dipasang pada titik yang mudah dilihat oleh setiap pengunjung Pantai Lawere.
Melalui pemasangan papan kode etik ini, mahasiswa berharap informasi yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi wisatawan untuk lebih bertanggung jawab dalam menikmati keindahan Pantai Lawere.
Kehadiran papan tersebut juga diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah desa dalam menciptakan kawasan wisata yang bersih, nyaman, aman, dan berkelanjutan.
“Program ini kami laksanakan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat dan wisatawan agar bersama-sama menjaga kebersihan serta kelestarian Pantai Lawere. Dengan adanya papan kode etik wisata, kami berharap pengunjung semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan sehingga daya tarik wisata pantai dapat terus terpelihara,”ujar Juniarti, mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin.
Pantai Lawere merupakan salah satu destinasi wisata pesisir di Desa Lotang Salo yang memiliki potensi alam yang indah dan banyak dikunjungi masyarakat, terutama pada akhir pekan dan hari libur.
Oleh karena itu, penerapan papan kode etik wisata diharapkan menjadi sarana edukasi yang efektif dalam menumbuhkan budaya berwisata yang bertanggung jawab serta mendukung pengembangan sektor pariwisata desa yang berkelanjutan.
Program ini juga menjadi wujud kontribusi nyata mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin dalam mendukung pembangunan desa melalui edukasi dan pelestarian lingkungan.
Pewarta IndigoNews: Irham Siriwa
Mamuju, IndigoNews |Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi...
Mamuju, IndigoNews| Bidang Advokasi dan Hukum DPD JMSI Sulbar, Ahmad Udin, S.H. menyatakan kecaman k...
Mamuju, IndigoNews | Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Barat (S...
Mamuju, IndigoNews | Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawe...
Mamuju, IndigoNews |Menindaklanjuti maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di se...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) mendorong peningkatan kap...
Jakarta, IndigoNews| Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Bapperida Sulbar terus bergerak memperkuat sinergi dengan lembaga riset nasional...
Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manakarra resmi melaporkan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pembangunan ge...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa pendaftaran merek kolektif memiliki...
Mamuju, IndigoNews| Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Sunu Tedy Maranto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat at...
Polewali Mandar | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sulawesi Barat terus memacu pelindungan kekayaan intelektual di Sulawesi Barat. Me...

No comments yet.