Mamuju, IndigoNews | Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit mobil berukuran besar terjadi di kawasan Jembatan Bolong, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Peristiwa yang mengejutkan warga sekitar tersebut dilaporkan terjadi pada subuh dini hari, Selasa (19/5/2026).
Kronologi kejadian bermula saat tiga unit armada truk—dua di antaranya merupakan truk Fuso dan satu unit mobil tronton—tengah melaju secara beriringan. Rombongan kendaraan berat ini diketahui bergerak dari arah Kota Mamuju menuju ke arah Kota Makassar.
Nahas, saat melewati jalur penurunan dan hendak memasuki area Jembatan Bolong, situasi arus lalu lintas di depan ternyata sedang mengalami kepadatan. Dua unit truk Fuso yang berada di posisi depan terpaksa memperlambat laju kendaraan mereka karena harus mengantre bersama sejumlah mobil minibus lain yang tengah bersiap keluar dari area jembatan.
Di saat yang bersamaan, mobil tronton yang melaju tepat di belakang kedua Fuso tersebut mendadak mengalami kegagalan sistem pengereman atau rem blong.
Akibat jarak yang sudah terlalu dekat dan beban kendaraan yang berat, sopir tronton tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga langsung menyeruduk buritan truk di depannya. Tabrakan beruntun antar ketiga kendaraan besar itu pun tidak dapat terhindarkan.
Pihak kepolisian memastikan bahwa insiden ini tidak sampai memakan korban jiwa. Meski demikian, benturan keras tersebut mengakibatkan kerusakan yang cukup parah pada armada yang terlibat, dengan total kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Dari kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa namun kerugian material ditaksir kurang lebih sekitar 50 jutaan,” ujar Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir.
Pewarta IndigoNews : Irham Siriwa
No comments yet.