IndigoNews • Mar 08 2025

Kasi Penkum Kejati Sulbar : Asben.(F/Aji)
MAMUJU, indigonews | Dugaan kasus rasuah pengelolaan APBD Pemda Majene, masih menjadi perbincangan publik termasuk Media lokal di Kabupaten Majene.
Dua nama pejabat disoal dalam panggilan yang disampaikan publik lewat media yakni Bupati Ahmad Syukri Tammalele serta Sekretaris Daerah ( Sekda ) Majene, Ardansyah.
Diketahui, penanganan kasus ditangani oleh Kejati Sulbar atas aduan warga Majene sudah bukan lagi menjadi rahasia umum. Dan terbukti beberapa ASN dilingkungan Pemda Majene, antri dipanggil untuk melakukan klarifikasi terkait pengelolaan APBD Pemda Majene.
Namun, baru – baru ini, perhatian publik kembali tertuju sebuah amplop surat panggilan yang ditujukan Sekda Majene oleh Kejati Sulbar. Dan keberadaan amplop kusut itu yang diduga tercecer, di bantah oleh pihak Kejati Sulbar bahwa surat panggilan itu ditujukan langsung pribadi pejabat Sekda Majene.
Terkait hal itu, Kasi Penkum Kejati Sulbar, Muhmammda Asben Awaluddin kepada indigonews.co.id mengatakan, membenarkan adanya surat panggilan klarifikasi oleh Kejati Sulbar kepada sejumlah ASN di Pemda Majene. Namun Kata Asben, bahwa surat panggilan kepada ASN Pemda Majene, memang suratnya ditujukan kepada Sekda Majene sebagai pimpinan tertinggi ASN. Dalam surat itu, secara kolektif diharapkan agar nama – nama yang dipanggil bisa hadir di Kejati Sulbar namun tidak termasuk Sekda Majene.
“Kemungkinan amplop panggilan yang tercecer atas nama pak Sekda. Biasa itu, kami biasa meminta bantuan pak Sekda untuk diteruskan ke yang bersangkutan sesuai undangan kami. Bukan pak Sekdanya yang dipanggil langsung tetapi bawahan pak Sekda.” kata Asben
Lanjut kata mantan Kasi Pidum Kejari Majene itu, menyebutkan yang telah memenuhi panggilan klarifikasi sudah berjumlah kurang lebih 15 orang termasuk Kabid Perbendaharaan dan Kabid Anggaran di BPKAD Pemda Majene yang berkaitan dengan pengelolaan APBN Pemda Majene.
“ yang telah dipanggil itu termasuk Kabid Perbendaharaan dan Kabid anggaran di BPKAD terkait dugaan pengelolaan anggaran APBD Majene, dan jumlahnya sudah kurang lebih 15 orang, ” sebutnya
Ditanya, terkait aduan masyarakat yang telah bergulir di Kejati Sulbar, apakah ada kemungkinan ada pemanggilan bupati Majene Ahmad Syukri Tammalele ?. Asben hanya mengaku, bahwa sampai saat ini belum ada sejauh itu. Namun bisa saja jika tim membutuhkan informasi terkait pengelolaan APBN Pemda Majene.
“ Tergantung sesuai permintaan tim, apabila ada keterangan dari beliau yang penting untuk dijadikan informasi dari tim kami, ya bisa saja dipanggil, tapi sejauh ini belum ada mengarah kesana” pungkasnya.
Pewarta indigonews : Wahyu Ananda
Majene, IndigoNews | Antusiasme masyarakat menyaksikan Sandeq Silumba 2026 semakin tinggi. Pada etap...
Majene, IndigoNews |Bupati Majene Dr. H. A. Achmad Syukri, SE., MM melantik Budi Mansur, S.Ag sebaga...
Majene, IndigoNews | Penangkaran pembibitan kakao di Desa Simbang, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Maj...
Majene, IndigoNews | Semangat gotong royong kembali dibuktikan secara nyata oleh masyarakat Desa Sam...
Majene, IndigoNews | Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Majene kini...
Majene, IndigoNews | Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegask...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat berkomitmen penuh dalam menyediakan pelayanan hukum yang ...
Mamuju, IndigoNews| Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Mamuju, Sulawesi Barat, melakukan uji sampel terhadap makanan jajanan berbuka puas...
MAMUJU, indigonews | Eks Presenter TVRI Sulawesi Barat (Sulbar) bernama Ninda Maisara, babak belur dan luka di bagian kepala akibat bogem mentah...
MAMUJU,indigonews | Pj Sekprov Amujib Hadiri Rapat Paripurna DPRD Sulbar dalam rangka penyampaian Laporan Komisi atas hasil rapat kerja bersama ...
Mamuju, IndigoNews | Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Mamuju berhasil meringkus satu orang pelaku yang masuk dalam daftar Target ...

No comments yet.