BREAKING NEWS
Categories
  • Daerah
  • Hukrim
  • Majene
  • Mamasa
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah
  • Nasional
  • Pasangkayu
  • Polewali Mandar
  • Politik
  • Komisi II DPRD Sulbar Komitmen Awasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    • Nov 14 2024

    Kalil Qibran anggota Komisi II DPRD Sulbar.(F/Indingonews)

    SULBAR, indigonews | Pupuk subsidi masih menjadi keluhan sejumlah petani di Sulawesi Barat ( Sulbar ) yang menilai susah mendapatkan pada musim tanam. Hal ini, mendapat tanggapan dari anggota DPRD Provinsi Sulbar.

    Kalil Qibran salah satu anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulbar. Mengatakan persoalan pupuk berlabel subsidi, Komisi II DPRD Sulbar komitmen akan terus meningkatkan pengawasan hingga penyaluran agar sampai ke petani. Kata dia, pupuk subsidi tidak boleh disalah gunakan atau dimanfataakan oleh oknum – oknum untuk menecari keuntungan pribadi.

    ” Tentu kami berkomitmen bahwa pupuk subsidi harus diawasi penyalurannya agar bisa sampai ke pak petani. Pengaasannya mulai dari penyaluran sampai dengan harga, ” tegas Kalil Qibran kepada indigonews.co.id

    Da mengaku, bahwa saat ini banyak petani di Sulbar yang beralih menanam nilam dengan kakao. Hal ini kata dia, tentu petani banyak membutuhkan pupuk subsidi, salah satu solusi untuk bisa mengatasi ini adalah menambah kuota pupuk subsidi .

    “ Saat ini banyak petani yang beralih menanam kakao dengan nilam tentu kebutuhan pupuk subsidi sangat meningkat. Dengan cara bisa mengatasi semua ini ya harus kuota pupuk di tambah oleh pak Pj Sulbar, “ kata Qibran kepada indigonews.co.id

    Politisi Golkar yang akrab disapa Galih ini, juga mengaku selain menambah kuota pupuk. Pemerintah Sulbar melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Peternakan ( TPHP ) Provinsi Sulawesi Barat, juga harus kembali mengevaluasi kelompok – kelompok tani ( Poktan ) dimana Poktan yang sudah tidak aktif anggotanya namun masih mendapat jatah pupuk subsidi dengan cara pengajuan.

    “ Pengawasan pupuk subsidi ini harus lebih ketat lagi karena banyak Poktan – Poktan yang sudah tidak aktif lagi masih mendapatkan jatah pupuk atau memasukkan pengajuan permintaan pupuk. Inilah yang tidak rata, “ ungkap Galih.

    Selain itu sebut Galih, bahwa ada juga beberapa pengaduan dari masyarakat petani soal harga yang diduga tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi ( HET ).

    “ Ini juga kami akan lakukan investigasi bahwa ada harga pupuk di lapangan tidak sesuai, ada oknum – oknum nakal yang menjual dengan harga lebih besar padahal itu pupuk subsidi loh!” ungkapnya

    Terkait kondisi saat ini, petani yang sebagian kesulitan mendapat jatah pupuk subsidi. Dalam waktu dekat bersama dinas terkait akan melakukan reses di beberapa titik di Mamuju akan melakukan reses.

    “ Insya Allah akan bawa dinas terkait reses melihat kondisi real di lapangan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Mamuju, khusya Kalukku, Tommo, Papalang dan Bonehau. Karena saya lihat ini empat kecamatan ini banyak petani yang beralih ke kakao dan nilam nah ini yang harus kita pantau, “ pungkasnya.

    Pewarta indigonews : Habibur Khaliq

     

     

    Komentar disini :
    Share to

    Related News

    DiskominfoSS Sulbar Bekali Media Mekanis...

    by • Okt 05 2026

    Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulnar melalui Dinas Komunikasi, ...

    Satu Bidang, Dua Jejak Dokumen? Warga De...

    by • Okt 05 2026

    Mamuju, IndigoNews | Bustanul Arifin, warga Desa Tinali, meminta Kantor Pertanahan/ATR-BPN membuka r...

    Hasil Konfercab III: Irwan Pimpin HMI Ca...

    by • Okt 02 2026

    Mamuju, IndigoNews | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamuju sukses menyelenggarakan Konferensi...

    Kelurahan Simboro Temukan 25 Penerima PK...

    by • Sep 29 2026

    Mamuju, IndigoNews | Sebanyak 25 warga Kelurahan Simboro, Kabupaten Mamuju, terindikasi terlibat dal...

    PT Hutama Karya Menunggak Gaji Tukang 3 ...

    by • Sep 29 2026

    Mamuju, IndigoNews | Proyek pembangunan fasilitas Sekolah Rakyat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat...

    Sinergi Pemprov- Polda Sulbar, Gerakkan ...

    by • Sep 29 2026

    Mamuju, IndigoNews| Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) terus memperluas jangkauan p...

    No comments yet.

    Silahkan tulis komentar anda.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    Other News

    Gubernur Sulbar Larang Anggaran Cair Tanpa Digi...


    Mamuju, IndigoNews | Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan pentingnya digitalisasi dan sudah jadi keharusan yang tak bisa ditawar....

    23 Apr 2025

    Kuliah Umum Wagub Sulbar Tekankan Pentingnya Ke...


    Polewali, IndigoNews| Wagub Sulbar, Salim S Mengga menghadiri sekaligus membawakan kuliah umum di Stikes Bina Bangsa Majene, Rabu, (5/11/2025). ...

    05 Nov 2025

    24 Kali Beraksi, Pelaku Pencuri Kotak Amal Masj...


    Mamuju, IndigoNews | Kepala Seksi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, didampingi Kanit Pidum Ipda Ary Zulkipli, menggelar konferensi pers ...

    31 Mar 2026

    Tim Jamwas Kejagung RI Inspeksi di Kejati Sulba...


    MAMUJU, indigonews | Tim Inspektur III Jaksa Agung Muda Pengawasan Kejaksaan Agung RI disingkat JAMWAS Kejagung RI, menggelar inspeksi di Kejati...

    24 Apr 2025

    Eks Karyawan PT WKSM Akui Lahan Sengketa Milik ...


    Mamuju, IndigoNews | Sidang sengketa lahan antara masyarakat melawan PT Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) kembali bergulir di Pengadilan Neg...

    28 Apr 2026

    Beritasatu

    back to top