Mamuju, IndigoNews | Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, menyebut bahwa sesuai arahan Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, agar seluruh jajaran mematangkan perencanaan dalam pelaksanaan tugas, diantaranya di bidang Kekayaan Intelektual.
Hal itu disampaikannya pada penyelenggaran persiapan agenda kerja Bidang KI yang digelar di Ruang Kerja Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Senin (13/4/2026), yang diikuti oleh jajaran Bidang Kekayaan Intelektual.
Menurut Hidayat, hal tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan serta menyelaraskan langkah strategis dalam mendukung pencapaian target kinerja.
Selain itu, ia juga menyoroti persiapan kegiatan pencatatan hak cipta yang akan dilaksanakan di STAIN Majene. Menurutnya, koordinasi dengan pihak terkait perlu dilakukan secara intensif agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan hasil maksimal.
“Persiapan harus dilakukan secara matang, termasuk koordinasi lintas pihak, agar setiap kegiatan yang dilaksanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hidayat Yasin meminta agar rencana kegiatan lanjutan di Kabupaten Majene dan Mamasa disusun secara terstruktur dan terjadwal dengan baik.
Ia juga mendorong adanya koordinasi dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) dalam pengembangan serta pendaftaran paten sebagai bagian dari upaya peningkatan capaian KI di wilayah Sulawesi Barat.
Sementara itu, Kepala Bidang Kekayaan Intelektual, Juani, dalam rapat tersebut melakukan monitoring awal terhadap kesiapan pelaksanaan kegiatan yang akan datang.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan lanjutan direncanakan akan dilaksanakan di Kabupaten Mamasa setelah pelaksanaan kegiatan di STAIN Majene.
Terkait peringatan Hari Kekayaan Intelektual Internasional, Kanwil Kemenkum Sulbar masih menunggu arahan lebih lanjut dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) sebagai pedoman dalam pelaksanaan kegiatan di daerah.
“Kegiatan pencatatan hak cipta ini bersama peserta magang direncanakan akan dilaksanakan pada 10 Mei 2026,” jelas Juani.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah permohonan sekaligus kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual.
No comments yet.