IndigoNews • Okt 22 2026

Mamuju Tengah, IndigoNews | Momentum peringatan Hari Santri Nasional yang ke-12 menjadi pijakan penting untuk menyoroti kondisi sarana dan prasarana pendidikan keagamaan di daerah.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Tengah, Hamka, mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat dukungan anggaran serta mempercepat pembangunan fasilitas pondok pesantren.
Langkah ini didasari atas temuan di lapangan yang menunjukkan masih banyaknya pesantren di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, yang memerlukan perhatian serius. Berbagai keterbatasan mendasar masih menjadi kendala utama, mulai dari kapasitas asrama yang terbatas, fasilitas sanitasi yang belum layak, minimnya akses air bersih, hingga sarana belajar mengajar yang masih sangat sederhana.
“Kami melihat langsung di lapangan, masih banyak pesantren di Mamuju Tengah yang membutuhkan perhatian serius. Ada yang asramanya terbatas, sanitasi belum layak, akses air bersih kurang, bahkan sarana belajar mengajar masih sederhana. Padahal, jumlah santri kita mencapai ratusan,” ujar Hamka.
Hamka menilai dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan tidak boleh berhenti pada bantuan tahunan atau kegiatan seremonial semata, melainkan harus diwujudkan dalam program berkelanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar santri.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius mengingat pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, memberdayakan ekonomi umat, dan menjaga kerukunan masyarakat.
Untuk mengatasi persoalan ini, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah mengalokasikan program afirmasi khusus pesantren melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Program tersebut diarahkan pada pembangunan asrama yang layak, penyediaan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), pemenuhan kebutuhan air bersih, serta pemberian beasiswa bagi santri berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Selain itu, Hamka meminta pemerintah pusat memperluas akses bantuan pendidikan dan program pemberdayaan pesantren, terutama bagi lembaga pendidikan keagamaan di Sulawesi Barat.
Kemudahan akses bantuan sangat penting agar pondok pesantren di Kabupaten Mamuju Tengah, yang kini memasuki usia ke-14 tahun, dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memenuhi kebutuhan fasilitas pendukung yang layak.
Di samping pembenahan infrastruktur fisik, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pesantren juga menjadi fokus utama. Ia berharap santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan teknologi, literasi digital, dan jiwa kewirausahaan agar mampu menghadapi persaingan global.
“Santri hari ini adalah pemimpin di masa Indonesia Emas nanti. Sejarah telah membuktikan, dari pesantren lahir pejuang, ulama, intelektual, dan negarawan. Jihad santri hari ini bukan lagi angkat senjata, tetapi jihad melawan kebodohan, kemiskinan, dan keterbelakangan melalui ilmu pengetahuan,” katanya.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Mamuju Tengah itu menegaskan bahwa DPRD akan terus mendorong kebijakan anggaran yang mendukung pengembangan pendidikan keagamaan. Ia juga menyoroti pentingnya pendataan pesantren yang akurat agar penyaluran bantuan pemerintah tepat sasaran. (Adv)
Mamuju, IndigoNews | Dugaan pembabatan dan perusakan kawasan hutan lindung di wilayah Tanete Pao, Ke...
Mamuju, IndigoNews | Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka ...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah...
Mamuju, IndigoNews | Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) P...
Mamuju, IndigoNews | Aktivitas pengerukan sungai yang kembali marak di Kecamatan Tapalang Barat, Kab...
Majene, IndigoNews | Anggota DPD RI perwakilan Sulawesi Barat, Jupri Mahmud yang juga kader Partai G...
Mamuju Tengah, IndigoNews | Kondisi ruas jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kecamatan Karossa menuju ibu kota Kabupaten Mamuju Tengah (Mate...
JAKARTA, IndigoNews|Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI Purn Salim S Mengga melakukan pertemuan dengan Kepala Divisi Perdagangan Internasi...
Mamuju, IndigoNews | Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat menghadiri pembukaan Penilaian Kompetensi Analis Hukum yang digelar secara ...
MAMUJU, indigonews | Dua pria ditolak warga setelah mengaku – mengaku sebagai petugas rekanan bantuan gempa tahap kedua untuk Kabupaten Ma...
MAMUJU, IndigoNews | Pasca putusnya jembatan akibat banjir bandang di Kecamatan Tommo Kabupaten Mamuju, beberapa waktu lalu telah berdampak pada...

No comments yet.